• Kamis, 11 Agustus 2022

Khawatir Menghilangkan Barang Bukti, Roy Suryo Resmi Ditahan Terkait Kasus Meme Stupa Candi Borobudur

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:05 WIB
Roy Suryo (Gorajuara/Screenshot YouTube Lieus Sungkharisma Official)
Roy Suryo (Gorajuara/Screenshot YouTube Lieus Sungkharisma Official)

GORAJUARA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, resmi ditahan sejak 5 Agustus 2022 terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diunggah lewat akun Twitter-nya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, Roy Suryo telah menjalani pemeriksaan sejak Jumat, 5 Agustus 2022 pukul 13.00 WIB sebagai tersangka untuk melanjutkan keterangan yang diperlukan penyidik.

Baca Juga: Ada 4 Polisi Ditempatkan di Tempat Khusus Selama 30 Hari Terkait Tewasnya Brigadir J, Siapa Saja Mereka?

"Setelah dilakukan pemeriksaan dari tadi siang, maka penyidik memutuskan mulai malam hari ini terhadap saudara Roy Suryo Notodiprojo, laki-laki, usia 52 tahun, sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian ini. Mulai malam ini dilakukan penahanan," ujar Zulpan, Jumat, 5 Agustus 2022 kemarin.

"Hal ini dilakukan karena ada kekhawatiran dari penyidik, yang bersangkutan akan menghilangkan barang bukti dan sebagainya sebagaimana tertuang dalam pasal 21 ayat 1 KUHAP," ucapnya lagi.

Zulpan menjelaskan, Roy Suryo akan ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak malam itu. Sedangkan pasal yg disangkakan terhadap Roy Suryo, di antaranya adalah pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 UU nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.

Baca Juga: Baju Terakhir Brigadir J Termasuk Bukti Penting: Kalau Ada Penghilangan, Siapa yang Menghilangkan?

Dalam pasal tersebut, pidana yang dikenakan terhadap Roy Suryo adalah paling lama 6 tahun penjara atau denda Rp1 miliar.

"Kemudian tersangka kita kenakan pasal 156 a KUHP, ancaman pidananya adalah 5 tahun penjara. Dan ketiga adalah pasal 15 Undang-undang nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 2 tahun penjara," kata Zulpan.

Halaman:

Editor: Rany Listyawati Sis, St

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tarik Tambang di Balik Catatan Sejarah Indonesia

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:30 WIB