Perayaan Hari Nyepi, Aktivitas Bandara Ngurah Rai Ditutup Hingga 24 jam

- Rabu, 22 Maret 2023 | 12:58 WIB
Hari Raya Nyepi, penerbangan untuk sementara waktu dihentikan. (Gorajuara/ kolase/ pinterest/ Dojo Bali )
Hari Raya Nyepi, penerbangan untuk sementara waktu dihentikan. (Gorajuara/ kolase/ pinterest/ Dojo Bali )

GORAJUARA - Memperingati Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1945 pada 22 Maret 2023, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menghentikan sementara operasional perjalanan udara, khusus untuk penerbangan komersial.

Penghentian tersebut dilakukan mulai Rabu 22 Maret pukul 06.00 Wita sampai dengan Kamis 23 Maret 2023 pukul 06.00 Wita.

Biasanya umat Hindu melakukan proses Nyepi yang dimulai pukul 6 pagi hingga 24 jam kemudian. Mereka melaksanakan "Catur Brata".

Baca Juga: Hari Raya Nyepi: Bertugas Layaknya Polisi , Berikut Fakta Unik dan Menarik Pecalang di Bali

Hari Raya Nyepi adalah hari spesial bagi umat Hindu terutama yang ada di Bali. Pasalnya, ada banyak perayaan dan tradisi yang dijalankan selama proses nyepi.

Mengutif dari beberapa sumber, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menyampaikan, hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak maskapai dan bandara di seluruh negara yang memiliki rute penerbangan langsung ke Bali.

Handy Heryudhitiawan General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali mengutarakan penghentian operasional selama Hari Raya Nyepi, tertuang dalam Notice To Airmen (NOTAM) No. 0018/23.

“Selama masa penutupan tersebut, dikecualikan untuk penerbangan yang bersifat darurat dan juga medical evacuation. Untuk penerbangan-penerbangan tersebut masih dapat kami layani dengan persyaratan tertentu,” katanya

Penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat hindu yang sedang melaksanakan catur brata nyepi.

Baca Juga: Hari Raya Nyepi: Ternyata Ini Makna dan Filosofi yang Dipercayai Umat Hindu Tentang Catur Brata. Apa Saja??

Meskipun Bandara Gusti Ngurah Rai ditutup sementara, pengelola bandara tetap menyediakan petugas untuk mengantisipasi hal yang bersifat darurat.

Jumlah penumpang yang tidak dilayani pada hari tersebut diprediksi mencapai 50ribu orang penumpang.

Handy Heryudhitiawan menjelaskan selama penutupan operasional Bandara Ngurah Rai, 360 penerbangan domestiK dan mancanegara baik kedatangan maupun keberangkatan tidak dapat dilayani.

Ia menambahkan berdasarkan jadwal rencana penerbangan terakhir domestik adalah pada Selasa 21 Maret, dengan pesawat yang berangkat terakhir  Citilink dengan tujuan Jakarta, pada pukul 20.55 WITA dan pesawat yang datang terakhir, Trans Nusa dari Jakarta (CGK) pada pukul 23.15

Sedangkan untuk rencana penerbangan terakhir internasional, pada Rabu 22 Maret, yakni pesawat berangkat terakhir maskapai Thai Airasia, tujuan Don Mueang Airport, Thailand pada pukul 01.15.

Halaman:

Editor: R Herdiawan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Freerunners Bandung: No One Runs Alone

Jumat, 2 Juni 2023 | 19:30 WIB