Selalu punya prestasi yang membawa nama baik sekolah. Jauh dari meng-ghibah dan meng-gosip, kecuali diskusi dan raihan prestasi. Taat pada pimpinan, menghormati sejawat dan cinta tulus pada anak didik.
Baca Juga: AKSI Dorong Kepemimpinan Perempuan... Melalui Dokumentasi Praktik Baik Kepala Sekolah Perempuan
Sahabat pembaca, setidaknya Guru Panca Mulia (GPM) di atas menjadi “cubitan edukatif” bagi kita agar tetap transformatif dan reflektif.
Sudah ideal dan benarkah kita menjadi guru. Apakah yang kita berikan pada negara lebih besar dari yang negara berikan pada kita sebagai guru? Guru Panca Mulia, setiap hari “memberi” bukan “menuntut” karena Ia mulia.***
Disclaimer: Penulis adalah Dudung Nurullah Koswara, Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia