• Jumat, 20 Mei 2022

Gebyar Bulan Bahasa SMA Negeri 1 Purwadadi Diwarnai Berbagai Perlombaan Siswa

- Selasa, 21 Desember 2021 | 11:25 WIB
Kepala SMA Negeri 1 Purwadadi, Kabupaten Subang, Zulkipli, S.Pd., M.Pd., (Foto: Gorajuara.com)
Kepala SMA Negeri 1 Purwadadi, Kabupaten Subang, Zulkipli, S.Pd., M.Pd., (Foto: Gorajuara.com)

GORAJUARA - Tanggal 28 Oktober merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana pada hari itu para pemuda mengucapkan sebuah  ikrar yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

Ikrar tersebut guna menyatukan seluruh tekad, cita-cita, pandangan, dan tujuan  pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Salah satu isi dari ikrar Sumpah Pemuda,  yaitu menyatakan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional, sekaligus sebagai bahasa pemersatu bangsa. Oleh sebab itu, setiap tanggal tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Bulan Bahasa.

Baca Juga: Kode Redeem FF 21 Desember 2021, Ada Diamond dari Garena!

Bulan Bahasa merupakan bulan yang berkaitan erat dengan sejarah bahasa bangsa Indonesia, yaitu Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan etnik dan budaya, salah satunya adalah bahasa dan sastra.

Bahasa yang kini tersebar di wilayah Indonesia kurang lebih sekitar 442 bahasa.

Baca Juga: Pemberlakuan PPKM Luar Jawa dan Bali Diperpanjang, Mulai Berlaku 24 Desember Sampai 3 Januari 2022

Meski terdiri atas berbagai macam latar belakang bahasanya, namun bahasa Indonesia merupakan media penghubung bahasa satu dengan bahasa lain yang berarti sebagai bahasa pemersatu bangsa.

Selain itu, bahasa Indonesia juga masih mempunyai fungsi, yaitu sebagai bahasa komunikasi pemersatu bangsa.

Bertolak dari keragaman itu, bangsa Indonesia menjadi lebih paham akan arti persatuan.

Baca Juga: Cara Membuat Latar Belakang dan Rumusan Masalah dalam Menyusun Skripsi Atau KTI, Perhatikan Hal Ini

Meski pun beragam latar bahasanya, bangsa Indonesia terhubung satu sama lain melalui bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.

Sekalipun penggunaan bahasa daerah dan bahasa Indonesia cenderung tergusur oleh pemakaian bahasa asing, namun bahasa Indonesia masih tetap memegang fungsinya sebagai sarana komunikasi yang menyatukan bangsa Indonesia.

Tentu yang diperlukan sekarang adalah bagaimana mengelola kekayaan itu agar dapat dimaksimalkan manfaatnya untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Delapan Tahun Jomlo, Artis Venna Melinda Luluh dengan Ketulusan Ferry Irawan

Seirama dengan dinamika bahasa Indonesia, sastra di Indonesia juga membentuk dinamika tersendiri yang pada akhirnya dapat mencuatkan nilai keragaman budaya Indonesia yang membentuk jati diri dan karakter bangsa Indonesia.

Berbicara mengenai bahasa Indonesia umumnya akan tertuju langsung pada sastra Indonesia, karena sastra Indonesia juga sebagai pembentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia, sehingga mempunyai nilai-nilai luhur budaya yang dapat meningkatkan keanekaragaman bahasa dan budaya.  

Dalam kehidupan sehari-hari, bahasa Indonesia belum digunakan secara baik dan benar.

Baca Juga: Mobilnya Tabrak Truk, Sikap Raffi Ahmad pada Pengasuh Rafathar Bikin Kaget

Untuk itu, dengan adanya kegiatan Bulan Bahasa diharapakan semua lapisan masyarakat khususnya pelajar dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan sesuai.

Selain itu, Bulan Bahasa tidak hanya digunakan sebagai tameng bahasa pemersatu saja, namun juga digunakan sebagai wadah atau sarana penyaluran dan pembinaan, serta pengembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang aktif dalam keseharian.

Kesuksesan penyelenggaraan Bulan Bahasa pada tahun 2018 dan penyelenggaraan Bulan Bahasa pada tahun sebelumnya mencerminkan seberapa tinggi perhatian peserta didik dalam mengembangkan inovasi dan menggali bakatnya.

Halaman:

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Profil Bupati Bogor Ade Yasin yang Kena OTT KPK

Rabu, 27 April 2022 | 20:51 WIB

Tanya Fauzan, Siswa SMAN 15 jadi Investor Saham

Rabu, 6 April 2022 | 14:21 WIB