• Jumat, 20 Mei 2022

Asesmen Nasional Dirancang Untuk Hasilkan Informasi Akurat dalam Meningkatkan Belajar Peserta Didik

- Jumat, 17 Desember 2021 | 08:15 WIB
 Plt. Kepala SMA Negeri Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Drs. Chaeruddin Saleh (Foto: Gorajuara.com)
Plt. Kepala SMA Negeri Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Drs. Chaeruddin Saleh (Foto: Gorajuara.com)

GORAJUARA - Perubahan sistem evaluasi dari Ujian Nasional (UN) ke Asesmen Nasional (AN) merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Asesmen Nasional dirancang untuk menghasilkan informasi akurat guna memperbaiki kualitas belajar mengajar, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa.

Plt. Kepala SMA Negeri Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Drs. Chaeruddin Saleh mengatakan, Asesmen Nasional adalah evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada satuan tingkatan pendidikan dasar dan menengah.

Baca Juga: Omicron Ditemukan di Jakarta, Yana Tekankan Warga Bandung Tingkatkan Kembali Prokes

“Evaluasi tersebut menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar,” kata Chaeruddin kepada Majalah “Sekolah JUARA” belum lama ini.

Apapun tujuan dari program Asesmen Nasional, jelasnya, untuk  meningkatkan mutu pendidikan dan dirancang guna  menghasilkan informasi akurat dan memperbaiki kualitas belajar mengajar yang nantinya akan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Adanya Asesmen Nasional ini, menurut Chaeruddin,  dapat memantau kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan, seperti kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, dan kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu.

Baca Juga: Omicron di Temukan di Indonesia, Kadinkes Kota Bandung: Jangan Panik dan Kenali Gejalanya

Sasaran Asesmen Nasional untuk SMA, ungkap Chaeruddin,  diperuntukkan untuk peserta didik kelas XI. Peserta didik yang menjadi sasaran Asesmen Nasional diambil secara acak berdasarkan data dapodik.

“Untuk SMA tidak memandang peminatan, tetapi bisa juga nantinya dari 45 siswa tersebut kemungkinan lebih banyak MIPA atau bisa juga IPS. Acak yang diambil adalah berdasarkan total siswa kelas XI,” tuturnya.

Manfaat dari program Asesmen Nasional bagi peserta didik, tambah Chaeruddin, untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi).

Baca Juga: BTK Memasuki Quarter Finals pada M3 World Championship Setelah mengalahkan EVOS Singapore

Instrumen Asesmen Nasional ini dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar mengajar yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Profil Bupati Bogor Ade Yasin yang Kena OTT KPK

Rabu, 27 April 2022 | 20:51 WIB

Tanya Fauzan, Siswa SMAN 15 jadi Investor Saham

Rabu, 6 April 2022 | 14:21 WIB