• Jumat, 20 Mei 2022

Hantarkan SD Negeri 266 Mengger Kota Bandung Menjadi Sekolah Nyaman dan Ramah Lingkungan

- Rabu, 15 Desember 2021 | 23:52 WIB
Kepala SD Negeri 266 Mengger, Kota Bandung.Rohimi, S.Pd., (Foto: Gorajuara.com)
Kepala SD Negeri 266 Mengger, Kota Bandung.Rohimi, S.Pd., (Foto: Gorajuara.com)

GORAJUARA - Semenjak Rohimi, S.Pd., diberi amanah untuk memimpin Sekolah Dasar Negeri (SDN) 266 Mengger, Kota Bandung tepatnya pada Februari 2019 banyak mengalami perubahan.

Perubahan secara signifikan yang tampak jelas terlihat terutama  dari segi infrastruktur maupun administrasi.

Baca Juga: Jadwal Acara TV, Kamis 16 Desember 2021, RCTI, SCTV dan GTV: Ikatan Cinta, Dari Jendela SMP dan Snatched

Bahkan, jika  menengok SDN 266 Mengger, sebelum dikelola Bunda Mia, panggilan akrabnya, sekolah ini bisa dibilang kondisi fisiknya terkesan kurang layak.  

Sehingga boleh disebut tidak ramah anak sebagai tempat untuk menimba ilmu.

Baca Juga: Tumbuhkan Kepedulian Peserta Didik, Cara SMP Negeri 1 Situraja Wududkan Visi Misi Sekolah ‘Keren’

Menurut Bunda Mia, ketika dirinya pertama kali menginjakan kakinya di SDN 266 Mengger langsung dalam benaknya terbersit untuk segera merombak kondisi sekolah yang kurang layak menjadi sekolah nyaman dan ramah anak.

“Saat itu berpikir, wow PR saya sangat banyak,” kata Bunda Mia kepada Gorajuara.com belum lama ini.

Baca Juga: Para Siswa SMP-SMK Yadika 2 Paseh Antusias Ikuti Vaksinasi Massal

Intinya, menurut Bunda Mia, kondisi fisik bangunan SDN 266 Mengger sangat sangat kusam dan  tidak layak.

“Bagaimana kita bisa meningkatkan mutu pendidikan kalau sarana dan prasarana sekolah tidak menunjang,” ujarnya.

Baca Juga: SMP Negeri 1 Cisitu, Sumedang Mencetak Lulusan Berakhlak Mulia dan Berkarakter Religius

Sebagai langkah pertama, maka Bunda Mia pun langsung membuat skala prioritas untuk segera membenahi lingkungan sekolah yang nyaman, baik bagi peserta didik maupun guru.

“Saya melihat cat dari bangunan sekolah sudah lusuh, toilet yang sangat tidak layak pakai, halaman sekolah yang tidak terawat dan hampir semua dinding tembok berlumut,” tuturnya.

Baca Juga: SMP-SMK Skye Digipreneur Gelar PTMT, Fasilitasi Pelayanan Vaksinasi Untuk 2.000 Warga

Setelah melihat kondisi fisik bangunan sekolah, katanya, langsung melakukan pengecetan dan membenahi sarana lainnya yang sudah rusak.

Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, baik bagi siswa maupun guru, lanjut Bunda Mia, dirinya langsung membenahi ruangan kelas yang tadinya gelap tanpa pentilasi udara yang cukup.

“Semuanya saya benahi, termasuk halaman atas dan bawah, depan dan samping sekolah. Pagar sekolah dan pintu gerbang pun dibenahi, sehingga sekarang tampak rapih,” ujarnya.

Baca Juga: Puskesmas dan Polsek Ciparay Adakan Vaksinasi di Lingkungan SMP dan SMA Al Hidayah

Tidak hanya itu, lanjut Bunda Mia, tempat wudhu yang kotor juga direnovasi dengan dilengkapi dengan wastafel.

“Dulu wastafel itu hanya ada beberapa buah saja, sekarang sudah memiliki kurang lebih sebanyak 24 titik wastafel yang bisa digunakan peserta didik untuk cuci tangan,” katanya.

Sejauh ini pembenahan sarana dan prasarana yang sudah dilaksanakan, jelasnya, sudah hampir mencapai 90 persen sempurna.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Profil Bupati Bogor Ade Yasin yang Kena OTT KPK

Rabu, 27 April 2022 | 20:51 WIB

Tanya Fauzan, Siswa SMAN 15 jadi Investor Saham

Rabu, 6 April 2022 | 14:21 WIB