Sampah Menjadi Ancaman Nyata: Kondisi Ini Berisiko Menimbulkan Penumpukan Sampah di Kota Bandung

photo author
Rusyandi, Gora Juara
- Selasa, 24 Februari 2026 | 21:14 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan warga untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis kewilayahan (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan warga untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis kewilayahan (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

GORAJUARA - Tantangan besar yang tengah dihadapi Kota Bandung adalah persoalan sampah. Kota Bandung masih bergantung pada TPA Sari Mukti, yang kapasitas dan aksesnya semakin terbatas.

"Kondisi ini berisiko menimbulkan penumpukan sampah di dalam kota. Ini ancaman nyata. Tidak ada jalan pintas. Kita harus memilah dan mengolah sampah dari sumbernya,” tegas Farhan dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Bandung di Masjid Agung Bandung pada Senin, 23 Februari 2026. .

Ia meminta camat, lurah, dan seluruh warga untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, termasuk mengoptimalkan peran petugas kebersihan, penggerobak, serta fasilitas pengolahan di tingkat lokal.

Baca Juga: Link Nonton Drama Korea Honour Episode 7 dan 8: Rahasia Masa Lalu Mengguncang Tiga Sahabat

Farhan mengajak warga untuk kembali menghidupkan pusat kota, tidak hanya sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan kebersamaan.

Selain itu, Farhan menekankan pentingnya pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.

Ia mengingatkan, di era keterbukaan informasi, anak-anak sangat mudah mengakses berbagai konten melalui gawai.

Baca Juga: Pakai LPDP, Tasya Kamila Ungkap Alasan Kuliah S2 di Columbia University pada Jurusan Public Administration in Energy and Environmental Policy

Karena itu, menurutnya, pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga, masjid, dan lingkungan.

“Produktivitas bukan soal usia, tapi soal manfaat. Nilai manusia meningkat ketika ia memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Ia menuturkan, Kota Bandung dengan 2,6 juta penduduk memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan generasi mudanya tumbuh cerdas, sehat, berdaya saing, sekaligus berakhlak mulia.

Baca Juga: Menikmati Kape Raos di BBGTK Jawa Barat... Obrolan Inspiratif dan Edukatif...

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Bandung memberikan perhatian kepada para guru agama dan pengajar keagamaan yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak-anak.

Safari Ramadan ini juga diisi dengan pemberian santunan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini