GORAJUARA — Dikukuhkannya H. Toni Wijaya, S.E., S.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, sebagai Ketua Umum Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota diharapkan dapat membawa angin segar bagi pembinaan atlet tenis di Kota Bandung.
Kepengurusan masa bakti 2026–2030, fokus utama biasanya akan tertuju pada peningkatan prestasi di tingkat regional (seperti Porprov) hingga nasional.
Pelantikan di Balai Kota ini juga menandai sinergi yang kuat antara legislatif dan induk organisasi olahraga untuk memajukan infrastruktur serta kompetisi tenis lokal.
Dalam pelantikan itu, Anggota DPRD Kota Bandung Asep Robin, S.H., M.H., juga turut dilantik untuk mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PELTI Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan hadir menyaksikan prosesi pelantikan dan memberikan sambutan. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pembinaan olahraga tenis di Kota Bandung, sekaligus menegaskan arah baru kepengurusan dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Toni Wijaya menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru mampu meningkatkan prestasi atlet tenis Kota Bandung. Ia menegaskan pentingnya menjaga dan membina atlet-atlet yang telah ada, agar tidak berpindah ke daerah lain.
“Kita ingin menciptakan atlet-atlet yang lebih berprestasi dari sebelumnya. Selain itu, kita juga harus menjaga atlet-atlet Kota Bandung agar tetap berkembang dan tidak keluar ke daerah lain,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah dalam berbagai ajang olahraga, Kota Bandung juga dituntut untuk memiliki kesiapan dari segi sarana dan prasarana. Oleh karena itu, PELTI Kota Bandung berkomitmen untuk melakukan pembenahan fasilitas olahraga, di antaranya perbaikan lapangan tenis yang berada di kawasan Jalan Taman Maluku dan Jalan Caringin.
“Fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang prestasi. Kita akan melakukan perbaikan lapangan, termasuk di Jalan Taman Maluku dan Jalan Caringin, agar para atlet dapat berlatih dengan maksimal,” tambahnya.
Selain fokus pada fasilitas dan pembinaan atlet, PELTI Kota Bandung juga akan mendorong regenerasi atlet sejak usia dini. Program pembinaan akan mulai digencarkan dari tingkat sekolah dasar (SD) sebagai upaya mencetak bibit-bibit unggul sejak awal.
“Kita akan support regenerasi olahraga tenis ini mulai dari tingkat SD, agar ke depan Kota Bandung memiliki atlet-atlet potensial yang berkelanjutan,” katanya.***