Tingkatkan Kolaborasi Yankes, Farhan: Tidak Boleh Ada Pasien Ditolak

photo author
Rusyandi, Gora Juara
- Rabu, 15 April 2026 | 21:08 WIB
Wali Kota Bandung berkomitmen merevitalisasi sektor kesehatan, sehingga tak ada lagi penolakan pasien (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)
Wali Kota Bandung berkomitmen merevitalisasi sektor kesehatan, sehingga tak ada lagi penolakan pasien (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

GORAJUARA - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi sektor kesehatan di Kota Bandung.

Salah satunya melalui kebangkitan Rumah Sakit Rajawali sebagai ikon layanan kesehatan di wilayah barat kota.

"Rumah Sakit Rajawali pernah menjadi simbol layanan kesehatan unggulan dan kini tengah bersiap untuk kembali bangkit," kata Farhan saat meresmikan Rumah Sakit Primaya Rajawali Hospital pada Rabu, 15 April 2026.

Baca Juga: Trailer Sinetron Istiqomah Cinta Rabu 15 April 2026: Di Taman, Khansa Ngode Minta Ditembak Fathan Jadi Pacar

Wali Kota Bandung optimistis dengan kerja keras yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kota Bandung sudah berada pada level yang sangat tinggi.

“Rumah Sakit Rajawali ini pernah menjadi ikon layanan kesehatan prima di Kota Bandung, sekarang kita mulai lagi langkah awal untuk bangkit,” kata Farhan.

RS Rajawali telah membuka peluang kerja sama dengan sejumlah institusi, termasuk Primaya dan Melinda untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

Baca Juga: Sinetron Terikat Janji RCTI Hari Ini Rabu 15 April 2026, Sena Selalu Ada Untuk Davina, Merapat Dibawah Derasnya Hujan

Farhan menilai, kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kota Bandung, terutama di wilayah barat yang selama ini masih membutuhkan penguatan fasilitas kesehatan.

Namun demikian, Farhan mengaku tantangan besar masih dihadapi khususnya dalam memastikan seluruh layanan kesehatan dapat terintegrasi dengan program BPJS Kesehatan. Proses seleksi yang semakin ketat menuntut adanya upaya bersama dari berbagai pihak.

“Ini tantangan kita bersama bagaimana layanan kesehatan ini bisa terkoneksi dengan BPJS. Kita harus berjuang bersama,” ujarnya.

Baca Juga: HANGAT! Begini Momen Tamara Bleszynski Kumpul Bareng Teuku Rassya dan Istri, Cleantha Islan Panggil Ibu Mertua Seperti Ini

Selain itu, Farhan menekankan prinsip utama dalam pelayanan kesehatan yakni tidak boleh ada penolakan terhadap pasien terutama dalam kondisi darurat.

Farhan meminta seluruh pengelola fasilitas kesehatan di Kota Bandung untuk mengedepankan kemanusiaan dalam memberikan layanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini