GORAJUARA - Pertemuan DPRD Kota Bandung (khususnya Komisi IV) dengan kepengurusa haji merupakan langkah strategis untuk memastikan pelayanan ibadah haji di tingkat lokal tetap berjalan optimal di tengah transisi struktural pemerintah pusat.
Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Rabu, 7 April 2026.
Audiensi tersebut dihadiri jajaran Komisi IV DPRD Kota Bandung mulai dari Ketua Komisi IV H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., Wakil Ketua H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., anggota Komisi IV Aswan Asep Wawan, S.E., drg. Susi Sulastri, Elton Agus Marjan, S.E., H. Deni Nursani, S.Pd.I., H. Soni Daniswara, S.E., dan Muhamad Syahlevi Erwin Apandi.
Pada pertemuan tersebut dijelaskan pemisahan kelembagaan Kementerian Haji yang belum diikuti kesiapan infrastruktur dan anggaran operasional di daerah.
“Karena ada pemisahan Kementerian Haji dari pusat, otomatis harus sampai ke bawah. Tapi tidak serta-merta infrastrukturnya siap. Anggaran operasionalnya juga belum menyertai,” kata Iman.
Salah satu usulan utama adalah penyediaan lahan untuk kantor Kementerian Haji. Namun, Pemkot Bandung menilai hal tersebut perlu dikaji lebih lanjut mengingat keterbatasan lahan di wilayah kota Bandung.
“Kalau ada lahan dari pemerintah kota, mereka punya anggaran untuk membangun. Tapi kita juga harus melihat kondisi Kota Bandung yang lahannya terbatas,” kata Iman.
Ia menegaskan bahwa saat ini kebutuhan lahan untuk sektor pendidikan masih menjadi prioritas, terutama untuk pembangunan SD dan SMP yang masih memiliki kekurangan di beberapa wilayah.
“Kita saja diminta menyiapkan lima hektare untuk sekolah rakyat itu tidak sederhana. Belum lagi kebutuhan SD dan SMP yang masih ada blank spot, terutama SMP,” ujar Iman.
Selain itu, permohonan hibah untuk operasional kegiatan haji juga belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, karena adanya perubahan kelembagaan yang berdampak pada mekanisme pencairan anggaran.
“Kalau hibah sudah ditetapkan ke satu lembaga, tidak bisa langsung dialihkan ke lembaga lain. Itu aturan yang harus kita patuhi,” katanya.***