• Minggu, 23 Januari 2022

Panglima TNI: Oknum TNI dan Polri yang Terlibat Bentrok di Timika, Papua akan Diproses Sesuai Hukum

- Senin, 29 November 2021 | 17:12 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, oknum TNi dan Polri terlibat bentrok di Papua akan ditindak sesuai hukum. ( Foto: Gorajuara.com/Polri TV)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, oknum TNi dan Polri terlibat bentrok di Papua akan ditindak sesuai hukum. ( Foto: Gorajuara.com/Polri TV)

GORAJUARA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan, oknum pajurit TNI dan Polri yang terlibat bentrok di Tembagapura, Timika, Papua akan diminta pertanggungjawabannya.

"Mereka yang terlibat bentrokan bakal diminta pertanggung jawaban oleh Polisi Militer TNI dan diproses sesuai hukum," kata Andika kepada awak media di Jakarta, Senin 29 November 2021.

Baca Juga: Heboh, Isu Varian Omicron Mencuat Menjelang Libur Natal dan Tahun Baru

Begitu juga Polri, tandas Andika,  akan pengusutan kasus dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan oleh personelnya.

"Pusat Polisi Militer TNI bersama-sama dengan Pusat Militer TNI Angkatan Darat sedang lakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika," sebut Andika.

Baca Juga: Pengamat Musik Bens Leo Meninggal Dunia, Terpapar Covid-19

Panglima menduga, kericuhan itu antara anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dengan anggota Polri dari Satgas Amole di Kabupaten Mimika.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Korps Bhayangkara tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Ameer Azzikra Meninggal di Usia Relatif Muda, UAS: Engkau Sudah Lepas dari Huru-hara Dunia Yang Penuh Fitnah

"TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri untuk lakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika," ungkap Andika.

Kapolda Papua, Irjen Pol Marthinus D Fakhiri menyebutkan, insiden perkelahian antara anggota Polri dan TNI di Tembagapura, Timika telah diselesaikan secara damai.

Baca Juga: Ungkapan Duka Sang Istri, Nadzira Shafa: Selamat Jalan Muhammadku, Ternyata Alloh Lebih Sayang Abang

"Kejadian itu hanya dipucu karena kesalahpahaman saja, bukan bentrok atau keributan besar," lanjut Marthinus.

"Tidak ada bentrok, beber Marthinus, itu salah paham saja. "Sudah diselesaikan, sudah berdamai," katanya.

Sebelumnya, video diduga keributan antar anggota TNI tergabung dalam Satgas Nanggala Kopassus dan anggota Polri dari Satgas Amole di Kabupaten Mimika viral di media sosial.

Baik Satgas Nanggala dan Satgas Amole, mereka sama-sama berada di bawah Operasi Satgas Nemangkawi.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X