• Kamis, 11 Agustus 2022

Sekolah Penggerak, Guru Hanya Memberikan Bahan Ajar Sesuai dengan Kebutuhan Peserta Didik

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 06:05 WIB
Wakil Kepala SMA Negeri 18 Kota Bandung Bidang Kurikulum, Ida Nurlaelasari, S.Pd., (Foto: Gorajuara.com/Ahmad Fauzi Jaelani)
Wakil Kepala SMA Negeri 18 Kota Bandung Bidang Kurikulum, Ida Nurlaelasari, S.Pd., (Foto: Gorajuara.com/Ahmad Fauzi Jaelani)

GORAJUARA - Kurikulum Sekolah Penggerak (KSP) fokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi  atau literasi dan numerasi, serta karakter.

Namun, hal itu harus diawali dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Terkait Kurikulum Sekolah Penggerak, menurut Wakil Kepala SMA Negeri 18 Kota Bandung Bidang Kurikulum, Ida Nurlaelasari, S.Pd., untuk jenjang SMA sesuai Kurikulum 2012 di kelas X tidak ada peminatan atau jurusan, IPA, IPS dan Bahasa.

Baca Juga: Doa dan Amalan Sunnah yang Biasa Rasulullah Laksanakan dihari Jumat, Menjadi Berkah Dalam Beraktivitas

Tetapi di Sekolah Penggerak, lanjut Ida, di kelas X  siswa diwajibkan untuk mengambil mata pelajaran (mapel) wajib, dan mereka harus mempersiapkan diri untuk menentukan pilihan mapel di kelas XI.

Ida mengungkapkan, SMA Negeri 18 sampai Agustus 2021 masih melaksanakan pembelajaran secara dalam jaringan (daring).

Setelah ada aturan dari Pemerintah Daerah yang memperbolehkan  pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT), maka kita melaksanakannya.

Baca Juga: Profil Chef Juna Juri Masterchef Indonesia Season 9, Ini Menu Masakan Padang Favoritnya

Meski  SMA Negeri 18  berada di wilayah Cabang Dinas Pendidikan VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,  sebut Ida, tetapi untuk PTMT harus menginduk ke Pemerintah Daerah.

Halaman:

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini