daerah

Inilah Tiga jurus Pemkot dalam Mengatasi Kemacetan di Kota Bandung

Minggu, 22 Februari 2026 | 21:37 WIB
Pemkot Bandung memiliki tiga cara dalam mengatasi kemacetan (Foto: Dok. Diskominfo Bandung)

GORAJUARA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga, sekaligus tantangan besar sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat Wawancara Khusus “Berita Satu Spesial” B-Tv bertema Satu Tahun Kepala Daerah, Sinergi Pusat & Daerah, Jumat, 20 Februari 2026.

Farhan mengakui, Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Namun, di sisi lain, berbagai persoalan klasik seperti sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi capaian target pertumbuhan daerah.

Baca Juga: Piche Kota Beri Klarifikasi Usai Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Rudapaksa, Berikut Pernyataan sang Penyanyi

“Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menghadapi kemacetan ini,” ujar Farhan.

Langkah pertama adalah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan. Pemkot Bandung bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pembangunan dan perbaikan jalan.

Ia menyebut, pemerintah pusat telah menyelesaikan dua jalan layang utama, namun masih dibutuhkan pembangunan enam fly over tambahan di lintasan kereta api serta tiga jembatan konektivitas di sekitar Stasiun KCIC Tegaluar dan wilayah Gedebage.

Baca Juga: Daftar Pemain Film Korea Pavane, Adaptasi Novel Pavane for a Dead Princess Karya Park Min-gyu

Selain itu, peningkatan kualitas penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian, terutama di kawasan Jalan Soekarno-Hatta wilayah timur yang dinilai masih menjadi titik persoalan besar.

Langkah kedua adalah penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui sistem ATCS (Automatic Traffic Control System). Sistem ini diharapkan mampu mengatur lalu lintas secara lebih adaptif dan efisien.

Farhan menyebut, implementasi program tersebut tidak mudah karena memerlukan perencanaan matang serta koordinasi lintas pemerintah.

Baca Juga: Selebgram Lina Mukherjee Umumkan Melahirkan Anak Laki-laki, Sampaikan Terima Kasih kepada Shandy Purnamasari dan Juragan 99

“Tidak mudahnya karena pengadaannya harus betul-betul perencanaan yang sangat baik karena melibatkan tiga organisasi besar, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” jelasnya.

Langkah ketiga adalah penguatan transportasi massal. Pemkot Bandung bersama Kementerian Perhubungan dan dukungan World Bank tengah mendorong dua program besar, yakni pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat serta studi kelayakan LRT bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Halaman:

Tags

Terkini