daerah

Kota Bandung akan Menjadi Tuan Rumah Selangor International Business Summit 2026

Rabu, 21 Januari 2026 | 21:01 WIB
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain foto bersama dengan delegasi Selangor, Malaysia (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

GORAJUARA - Pemerintah Kota Bandung mulai mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah Selangor International Business Summit 2026.

Selangor International Business Summit 2026 adalah sebuah forum bisnis dan investasi yang mempertemukan pelaku usaha serta pemerintah dari Malaysia dan Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, pertemuan dengan delegasi Selangor merupakan langkah awal penjajakan kerja sama investasi yang lebih konkret antara Kota Bandung, Jawa Barat, dan Selangor, Malaysia.

Baca Juga: Profil Kim Hyun Jin, Pemeran Park Chung Jae di Drama Korea I Dol I dan Peraih Best New Actor SBS

“Pertemuan ini menjadi silaturahmi awal sekaligus diskusi potensi kerja sama antara Pemerintah Kota Bandung dengan Selangor, khususnya di bidang investasi dan pengembangan ekonomi,” ujar Zulkarnain di Balai Kota, Selasa 20 Januari 2026.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan SIBS tidak hanya melibatkan Pemerintah Kota Bandung, tetapi juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk BUMN dan pelaku usaha.

“Skalanya bukan hanya kota, tapi Jawa Barat. Karena itu, peluang kolaborasinya juga luas, termasuk melibatkan BUMN seperti sektor manufaktur dan industri strategis,” katanya.

Baca Juga: Sinetron Jejak Duka Diandra Episode 18: Dimitri Sindir Diandra soal ‘Anak Tetangga’, Jordan Ternyata Sudah Tahu

Melansir dari presentasi Delegasi Selangor, hubungan ekonomi Malaysia dan Indonesia dinilai memiliki fondasi yang kuat. Indonesia tercatat sebagai salah satu tujuan utama ekspor Malaysia, sementara investasi Malaysia di Indonesia juga menempati posisi teratas di kawasan.

Paparan tersebut juga menyebutkan, Selangor merupakan kontributor terbesar terhadap perekonomian Malaysia, dengan kekuatan utama pada sektor jasa, manufaktur, serta klaster strategis dan emerging seperti teknologi, logistik, halal, dan life science.

Sementara itu, Jawa Barat menjadi salah satu motor ekonomi nasional Indonesia dengan sektor unggulan manufaktur, transportasi, logistik, serta perdagangan dan jasa.

Baca Juga: Profil Jung Jae Kwang, Aktor yang Pernah Tampil di Save Me hingga Nevertheless dan Kini Membintangi I Dol I

Dalam forum SIBS, sejumlah sektor potensial direncanakan menjadi fokus kerja sama, antara lain aerospace, rail, otomotif, industri kreatif, teknologi, pariwisata kesehatan, waste to energy, urban mobility, hingga pengembangan properti dan konstruksi.

SIBS juga dirancang tidak hanya sebagai forum diskusi, tetapi dilengkapi dengan business matching, pertemuan sektoral, kunjungan lokasi proyek potensial, hingga pameran investasi dan pariwisata.

Halaman:

Tags

Terkini