Memasuki Satu Tahun Pelaksanaan Visi Bandung Utama, Gerakan Program Agamis Diprkuat

photo author
Rusyandi, Gora Juara
- Rabu, 18 Februari 2026 | 22:43 WIB
Program agamis menjadi prioritas strategis dalam mendukung arah pembangunan daerah (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)
Program agamis menjadi prioritas strategis dalam mendukung arah pembangunan daerah (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

GORAJUARA - Memasuki satu tahun pelaksanaan visi Bandung Utama, Pemerintah Kota Bandung melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memperkuat gerakan program agamis sebagai fondasi pembangunan sosial yang berkarakter, inklusif, dan harmonis.

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Bandung, Nasrulloh Jamaluddin menerangkan, program agamis menjadi prioritas strategis dalam mendukung arah pembangunan daerah.

Sesuai struktur organisasi, Kesra berperan mengoordinasikan kebijakan bidang sosial, keagamaan, serta kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: WOW! Tina Toon Ngaku Masih Kerja Sehari Sebelum Melahirkan Anak Pertama, Ogah Ambil Cuti karena Hal Ini

“Kesra menjadi penghubung dan fasilitator agar kebijakan keagamaan berjalan selaras dengan visi pimpinan. Program ini bertujuan memperkuat pembinaan mental spiritual sekaligus membangun hubungan sosial yang sehat di masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan program keagamaan dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia di tingkat kota. Kolaborasi ini memastikan pembinaan keagamaan berjalan efektif dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Selama satu tahun Bandung Utama berjalan, sejumlah program agamis dilaksanakan secara konsisten.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Lorong Waktu Jilid 2 19 Februari 2026 Episode 1: Pengakuan Balqis Bikin Tamara Terkejut, Zidan Diminta Tegaskan Status Hubungan

Di antaranya pengajian rutin bagi aparatur sipil negara lintas agama, safari Jumat sebagai sarana pendekatan pimpinan daerah dengan masyarakat, bimbingan teknis pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, pelatihan dai, hingga program sosial keagamaan seperti khitan massal.

Penguatan toleransi juga diwujudkan melalui safari keagamaan pimpinan daerah pada setiap momentum hari besar keagamaan.

Pemerintah Kota Bandung secara rutin melakukan kunjungan ke berbagai rumah ibadah mulai dari masjid, gereja, vihara, hingga tempat peribadatan lainnya sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman serta komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama.

Baca Juga: AFC Champions League Two 2025-2026: Persib Bandung Menang 1-0 atas Ratchaburi, Tersingkir usai Kalah Agregat 1-3 di 16 Besar

Selain itu, sejak Desember 2024 pemerintah kota memulai tradisi doa bersama lintas agama yang digelar pada 10 hari terakhir setiap akhir tahun.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan berbagai agama sebagai simbol kebersamaan dan penguatan nilai toleransi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini