GORAJUARA - Menurut pengakuan dari Kuat Maruf terkait siapa yang mengajak dirinya pergi ke Jakarta diakuinya setelah hakim memaksa dia untuk mengaku.
Dalam kasus Ferdy Sambo siapa saja yang ikut didalamnya sangatlah penting untuk menentukan seberapa berat hukuman yang akan diberikan.
Bahkan untuk kasus Ferdy Sambo ini, waktu juga sangat diperhitungkan untuk mempertanggungjawabkan semua, atas apa yang telah diperbuat.
Selain dari pada itu Kuat Maruf juga mengakui diajak oleh seseorang untuk pergi ke Jakarta atau lebih tepatnya ke rumah Ferdy Sambo pada saat itu.
Dan orang yang mengajak Kuat Maruf diduga bernama Riki atau Maruf memanggilnya dengan mas Riki ketika ditanya oleh hakim ketua.
Menurut pengakuannya dia diajak oleh Riki menuju ke Jakarta karena memang diajak untuk pergi ke sana oleh mas Riki ini.
Baca Juga: Ferdy Sambo Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup, Pengacara Singgung Soal Perselingkuhan
Jadi sebelumnya Riki mengajak Kuat Maruf dengan dalih disuruh oleh ibu pergi ke Jakarta karena memang disuruh oleh majikannya untuk kesana.
Setelah mendengar perintah tersebut tentunya sebagai seorang bawahan tidak ada alasan untuk menolak perintah tersebut.
Sejak saat itulah mereka berdua yaitu Riki dan Kuat Maruf langsung pergi menuju Jakarta atas perintah ibu yang sebelum ini memerintahkannya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup, Ini Arti dan Pandangan Pakar Hukum
Ibu disini maksudnya adalah majikan dari mereka berdua atau bisa dibilang istri dari Ferdy Sambo yang pada saat itu memerintahnya.
Kemudian setelah sesampainya di rumah yang dituju, Kuat Maruf mengaku pergi menuju dapur untuk mengambil makanan.