GORAJUARA,- Musim hujan telah tiba, waspada dengan berbagai macam penyakit salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).
DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Agepty.
Nyamuk Aedes Aegepty biasanya bersarang dan berkembang biak di genangan air, yang banyak ditemui saat musim hujan.
Kunci untuk mencegah penyakit DBD adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Lalu apa saja gejala awal seseorang yang terkena DBD?
Gejala awal DBD yaitu mendadak demam tinggi berlangsung sepanjang hari, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata, nyeri punggung kadang disertai tanda-tanda bintik merah.
Siklus penyakit DBD dikenal dengan siklus pelana kuda yang dibagi menjadi tiga fase, berikut ini penjelasannya :
1. Fase Demam tinggi hingga 40°c
Berlangsung selama 1-3 hari, demam mendadak tinggi hingga 40°c disertai berbagai gejala yang muncul.
2. Fase Kritis
Berlangsung pada hari ke 4 -5 , demam turun drastis dan suhu tubuh 30°c seolah-olah terjadi kesembuhan, namun harus diwaspadai karena kemungkinan terjadi Dengue Shock Syndrome. Dan penderita harus dirawat di Rumah Sakit.
3. Fase Penyembuhan
Terjadi pada hari ke 6 -7 disebut sebagai fase penyembuhan, ditandai dengan kembali demam tinggi sebagai reaksi dari kesembuhan.
Apabila ada yang merasa demam, sebaiknya segera berobat ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit terdekat.
Kita juga bisa mencegah DBD dengan gerakan Pembersihan dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seminggu sekali melalui gerakan 3M Plus.