GORAJUARA - Malinkundang sudah menjadi cerita nasional masyarakat Indonesia. Cerita aslinya datang dari masyarakat Sumatera Barat.
Cerita Malinkundang dikisahkan dia seorang anak dari keluarga miskin. Akibat kemiskinannya Malinkundand pergi merantau dengan berniaga.
Bertahun-tahun merantau akhirnya Malinkundang menjadi Saudagar sukses. Sekembalinya ke kampung Malinkundang tidak mau berbakti pada ibunya.
Baca Juga: Setelah Covid-19 Pergi Orang Kembali Hidup Jorok, Apa Kabar Tempat Cuci Tangan Di Sekolah.
Malinkundang menjadi angkuh dan tidak mengakui ibunya yang hidup miskin. Begitu kira-kira versi singkat cerita Malinkundang.
Pesan dari cerita Malinkundang yang bisa kita ambil adalah mengapa Malinkundang bisa sukses. Mengapa Malinkundang nasibnya menjadi batu.
Kesuksesan Malinkundang disebabkan oleh keberanian Malinkundang untuk merantau. Orang-orang yang berani merantau sudah ditetapkan akan diberi peluang sukses oleh Allah.
Baca Juga: Lagu Taqwa Karya Roma Irama, Lirik Abadi dari Allah.
Dan barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak (An Nisaa, 4:100).
Berhijrah dalam arti fisik adalah merantau. Jadi merantau adalah budaya produktif yang harus dimiliki bangsa ini. Allah menjanjikan tanah dan rezeki yang banyak (Toto Suharya, 2019).
Merantau adalah alasan mengapa Malinkundang sukses. Malinkundang sudah memasuki zona berkah, sebagamana sudah ditetapkan oleh Allah.
Baca Juga: Inilah Rumus Mudah Memahami Paradigma Pendidikan Merdeka Belajar
Namun ada pelajaran penting dari kisah Malinkundang. Jangan sekali-kali durhaka sama orang tua, karena hal itu bertentangan dengan ketetapan dari Allah.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak (Al Israa, 17:23).