GORAJUARA - Prodi Pendidikan Sejarah UPI menggelar webinar dengan tema pendidikan sejarah di era post colonial. Webinar dibuka oleh Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Prof. Nana Supriatna, M.Ed.
Hadir dalam webinar para mahasiswa calon doktor jurusan pendidikan sejarah. Masing-masing menampilkan sudut pandang sejarah di era post colonial.
Sejarah di era post colonial lebih banyak menampilkan sejarah yang lebih kontekstual, mengangkat sejarah-sejarah kritis, lokal, sebagai pemberontakan terhadap kemapanan.
Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Mendadak Jadi Guru
Sejarah di era post colonial berada pada kesadaran sebagai bangsa yang menolak hegemoni dari pemikiran-pemikiran mapan yang kadang-kadang diskriminatif, manipulatif, dan penjajahan.
Pengajaran-pengajaran sejarah kritis harus dihadirkan diruang-ruang kelas. Pengajaran sejarah kritis bertujuan untuk melatih daya nalar, dan menumbuhkan kesadaran sebagai bangsa merdeka.
Toto Suharya sebagai mahasiswa pendidikan sejarah S3 dalam riset disertasinya menampilkan gagasan pendidikan karakter entrepreneur dari para tokoh-tokoh besar dunia.
Baca Juga: Tip Menjadi Penulis Ala Kang Hanif Ahsyar, Kerjasama AKSI dan Aku Pintar
Dari sudut pandang sejarah, karakter entrepreneur adalah sebuah kisah hidup disterminis yang dilalui para tokoh. Fakta kisah hidup usaha, gagal, derita, dan sukses, adalah determinisme fakta sejarah hidup para tokoh.
Fakta empat kisah hidup para tokoh sejarah bisa disajikan dalam pembelajaran sejarah di kelas. Selanjutnya fakta empat kisah hidup para tokoh dapat ditafsir dengan nilai-nilai karakter entrepreneur.
Determinisme fakta empat kisah para tokoh dapat diajarkan melalui tahapan pemahaman (knowing), penghayatan (feeling), dan doing (pembuktian). Dalam pembuktian siswa bisa dikenalkan pada kehidupan lokal dan kontekstual.
Baca Juga: Tidak Ada Manusia Yang Patut Dicontoh Kecuali Nabi Muhammad, Mengapa...
Di era post colonial pembelajaran sejarah harus adaftif dengan peurahan zaman. Pada prinspinya sejarah adalah pelajaran masa lalu yang hidup di zaman sekarang dan masa yang akan datang.***