• Jumat, 20 Mei 2022

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru Harus Mencoba Tinggalkan Metode Pembelajaran Tradisional

- Selasa, 21 Desember 2021 | 09:25 WIB
Wakil Kepala SMK Negeri 1 Cugenang Bidang Kurikulum, Eka Amalia, M.Pd., (Foto: Gorajuara.com)
Wakil Kepala SMK Negeri 1 Cugenang Bidang Kurikulum, Eka Amalia, M.Pd., (Foto: Gorajuara.com)

GORAJUARA - Membosankan, itulah yang dirasakan siswa saat melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Begitu juga dengan orang tua siswa merasa kelabakan melakukan pendampingan di rumah, serta guru mengalami titik jenuh akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Selain itu, menurut Wakil Kepala SMK Negeri 1 Cugenang Bidang Kurikulum, Eka Amalia, M.Pd., sarana prasarana pendukung terlaksananya PJJ kurang mendukung, latar belakang pendidikan orang tua juga menjadi faktor utama kendala pada pembelajaran daring.

Baca Juga: Mobil Raffi Ahmad Tabrak Truk di Antasari, Begini Kondisi Anak Sulungnya Rafathar

Hampir 90 persen  orang tua siswa SMK Negeri 1 Cugenang, berlatarbelakang petani dan secara ekonomi berada pada tingkat menengah ke bawah,

Semantara PJJ, kata Eka, membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, bukan hanya dari siswanya itu sendiri, tapi juga guru, orang tua, dan lingkungan.

Sikap aktif dan proaktif orang tua dan guru sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: Jin BTS Kembali Curi Perhatian Lewat Single ‘Yours’ pada Platform iTunes

Untuk menyikapi hal tersebut pihak sekolah berupaya untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan melibatkan wali kelas dan guru mata pelajaran sebagai fasilitaor,” kata Eka  belum lama ini.

Peran guru sebagai fasilitaor harus mampu memfasilitasi segala keterbatasan siswa dan orang tua, lanjut Eka,  dengan menguasai kemampuan pedagogi, andragogi dan komunikasi terbaik.

Diakui Eka, selama pandemi Covid-19 kualitas pendidikan memang anjlok, maka solusinya berupaya untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan melibatkan wali kelas dan guru mata pelajaran sebagai fasilitaor.

Baca Juga: Aespa Rilis MV Remake ‘Dreams Come True’, Pembukaan Proyek SM Culture Universe

“Penyampaian target pembelajaran dan pemilihan metode maupun media pembelajaran merupakan ruang dinamis untuk saling memahami kebutuhan siswa dengan kondisi atau latarbelakang orang tua,” tandas Eka.

Metode yang dilakukan adalah dengan menentukan pembelajaran E-Learning, tambahnya,  baik daring maupun luring.

Guru sebagai ring pertama dalam pendidikan harus mampu menumbuhkan kreativitas, dan inovasi pembelajaran berbasis kebutuhan lingkungan belajar dari hasil informasi dan komunikasi data,  sehingga dapat meminimalisir anjloknya kualitas pendidikan.

“Guru harus memilih metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran,” katanya.

Baca Juga: Paisen Omicron Baru Ada di Wisma Atlet, Luhut Pandjaitan: Politisi, Polisi, Tentara Jangan Main-mainangan

“Guru harus mau dan mampu meninggalkan metode pembelajaran tradisional, seperti metode ceramah satu arah,” lanjut Eka.

Guru harus mampu memberikan rules yang tegas dan jelas, tandas Eka, salah satu rules yang dapat guru berikan adalah memastikan video para siswa selalu on ketika melakukan pembelajaran daring.

Sebab melalui hal tersebut guru dapat mengetahui keadaan siswa, sehingga bisa menentukan strategi pembelajaran apa yang akan diterapkan pada pembelajaran.

Baca Juga: MAMAMOO, Red Velvet hingga Aespa akan Tutup 2021, Berikut Daftar Artis yang Tampil pada MBC Music Festival

Model pembelajaran yang dapat guru terapkan saat pembelajaran jarak jauh, menurutnya,  adalah project based learning.

Model pembelajaran ini dapat membuat seluruh siswa terlibat dalam pelajaran. Mereka tidak hanya duduk diam dan mendengarkan penjelasan.

“Melainkan juga diberikan kesempatan untuk bereksplorasi secara dalam terhadap permasalahan yang harus dipecahkan,” ujarnya.

“Mereka dapat melakukan wawancara, investigasi, hingga uji coba sebelum mempresentasikan proyek yang sedang dikerjakan,” tambah Eka.

Baca Juga: Dua Orang Warga Garut Tewas Menjadi Tumbal Penarikan Uang Gaib di Pantai Santolo

Untuk mengembalikan semangat belajar siswa setelah pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) diperbolehkan, ungkap Sri, memotivasi dan mengembalikan semangat belajar siswa bukanlah hal yang mudah, bimbingan wali kelas sangatlah berperan pada tumbuhnya motivasi belajar siswa.

Menurut Sri, hal yang dilakukan untuk membangkitkan semangat tersebut, yaitu dengan :
1. Melaksanakan program home visit
2. Menanamkan motivasi yang kuat dan memperjelas tujuan yang ingin dicapai oleh siswa
3. Mengkondisikan tempat belajar yang aman dan nyaman, serta ramah anak
4. Memilih dan menerapkan metode pembelajaran
5. Membimbing dan mendukung aktif siswa belajar
6. Memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai siswa.

Ditanya terkait kurikulum khusus di SMK Negeri 1 Cugenang saat pelaksanaan PTMT, Eka menyebutkan, pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.

“Di Jawa Barat terdapat Kurikulum Masagi yang digagas Dinas Pendidikan Jawa Barat merupakan respon terhadap situasi yang ada,” tuturnya.

“Adapun  harapan dapat membantu dan memfasilitasi satuan pendidikan di Jawa Barat dalam mengimplementasikan kurikulum darurat di masa pandemi Covid-19,” tambah Eka.

Kurikulum tersebut, jelasnya,  merupakan sebuah model implementasi kurikulum nasional yang berbasis nilai-nilai budaya lokal.

Hal ini berarti Kurikulum Masagi bukan merupakan kurikulum tandingan kurikulum nasional, melainkan sebuah diversifikasi kurikulum yang disesuaikan dengan budaya lokal.

Kurikulum Masagi dengan Project Based Learning yang berbasis nilai-nilai budaya Jawa Barat, menurut Eka,  dapat membantu guru untuk fokus pada pendidikan dan pembelajaran esensial dan kontekstual, bermakna dan menguatkan karakter, serta berfokus pada pengembangan life skill.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Profil Bupati Bogor Ade Yasin yang Kena OTT KPK

Rabu, 27 April 2022 | 20:51 WIB

Tanya Fauzan, Siswa SMAN 15 jadi Investor Saham

Rabu, 6 April 2022 | 14:21 WIB