GORAJUARA - Tongkat komando Ketua IKA Pendidikan Sejarah UPI diserahkan. Tongkat komando Ketua IKA Pendidikan Sejarah UPI meniru reflika tongkat komando Presiden Sukarno.
Prof. Dadan Wildan M.Hum, sebagai inisiator tongkat komando ketua IKA Pendidikan Sejarah UPI, mengamanatkan setiap sertijab harus disertai penyerahan tongkat komando ketua IKA.
Tongkat Komando Ketua IKA Pendidikan Sejarah adalah simbol keberlanjutan dari kecerdasan kepemimpinan Presiden Sukarno yang harus diwarisi para alumni pendidikan sejarah.
Baca Juga: Prof. Dadan Wildan Menyerahkan Tongkat Estapet... Ketua IKA Pendidikan Sejarah UPI 2024-2029...
Dr. Toto mengatakan, "tongkat komando jadi simbol serah terima jabatan kepengurusan ketua IKA Pendidikan Sejarah UPI pada pengurus baru. Di awali dari Prof. Dadan Wildan akan terus jadi tradisi sejarah.
Para alumni pendidikan sejarah harus menciptakan sejarah dengan simbol-simbol sejarah, untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi baik dari para tokoh pendahulu.
Dalam catatan sejarah, tongkat komando adalah simbol ikonik yang sering diasosiasikan dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Baca Juga: Mengajarkan Kebiasaan Orang Kaya di Sekolah... Pelajaran Akhak Mulia di Sekolah...
Tongkat ini bukan sekadar alat bantu atau aksesori, melainkan punya nilai historis, simbolis, dan filosofis mendalam. Tongkat komando adalah simbol kepemimpinan.
Bung Karno menggunakan tongkat sebagai ciri khas saat tampil di depan publik, baik dalam pidato maupun kegiatan kenegaraan. Tongkat komando sebagai otoritas dan juga pengendalian diri.
Tongkat komando memiliki makna mendalam. Bung Karno mengartikan pemimpin adalah pengarah, harus mampu memberikan arahan, tegas dan bijaksana.
Baca Juga: Bedakan Antara Tempat Judi dan Pasar... Menyimak Pendapat Vier Abdul Jamal...
Tongkat komando menambah aura karismatik Bung Karno. Tongkat komando menjadi elemen penting memperkuat citra Bung Karno sebagai seorang pemimpin besar.
Tongkat komando menjadi simbol kebanggaan nasional, mencerminkan keteguhan Bung Karno dalam memperjuangkan kedaulatan dan martabat bangsa Indonesia.