daerah

Siskamling Siaga Bencana Menjadi Ruang Dialog Terbuka antar Warga dan Pemkot Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:30 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada acara Siskamling Siaga Bencana ke-85 di Kelurahan Kebon Gedang, Jumat 27 Februari 2026 (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

 

GORAJUARA - Kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-85 di Kelurahan Kebon Gedang menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mengevaluasi berbagai program pemberdayaan.

Dalam forum tersebut, isu partisipasi masyarakat jadi sorotan, khususnya dari RW 06 yang menyampaikan masih rendahnya keterlibatan warga dalam sejumlah program. Di wilayah ini belum ada warga yang bersedia menjadi petugas Gaslah.

Kondisi ini menjadi perhatian bersama dalam forum yang dihadiri jajaran perangkat daerah.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta Episode 7 RCTI Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, Ojan Naksir Husna Berlebihan, Amankan Kiblat Fokus ke Talia

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan persoalan tersebut perlu didalami lebih lanjut.

“Di sini kita memang sedang fokus melihat permasalahan. Tadi ada Ketua RW 06 yang mengeluhkan partisipasi dan pemberdayaan warga kurang. Bahkan tidak ada yang mau jadi petugas Gaslah,” ujarnya di Kelurahan Kebon Gedang, Jumat 27 Februari 2026.

Ia memastikan, Pemkot Bandung akan melakukan pendekatan bersama anggota DPRD untuk melihat penyebab minimnya keterlibatan warga.

Baca Juga: Tradisi Ramadan, PWI Pokja Kota Bandung Kembali Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis

“Kita ingin melakukan pendekatan bersama anggota DPRD untuk melihat ada apa. Jangan-jangan program pemerintah kurang menarik bagi masyarakat. RW 06 akan kita dalami lebih dalam,” katanya.

Selain isu partisipasi, forum tersebut juga membahas pelaksanaan program Prakarsa yang berbasis pendataan hingga level RW.

Pendataan tersebut dilakukan secara berkala agar perubahan kondisi warga dapat segera diperbarui.

Baca Juga: Ada Cek Kesehatan Gratis di Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng, Cukup Bawa KTP dan Ponsel dari Rumah

“Tiga bulan lagi kita akan melakukan pendataan ulang,” ujar Farhan dalam forum.

Ia menekankan pentingnya pembaruan data karena kondisi warga bisa berubah dalam waktu singkat.

Halaman:

Tags

Terkini