Perangi Pengangguran, Padat Karya Bandung Sasar Ribuan Warga Rentan

photo author
Rusyandi, Gora Juara
- Selasa, 14 April 2026 | 21:20 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan luncurkan program Padat Karya di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin 13 April 2026 (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan luncurkan program Padat Karya di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin 13 April 2026 (Foto: Dok. Diskominfo Kota Bandung)

GORAJUARA - Pemkot Bandung kembali menggulirkan program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di tahun 2026 untuk menekan angka pengangguran.

Program ini yang resmi diluncurkan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin 13 April 2026, guna memperkuat keterampilan warga agar sesuai kebutuhan industri serta menciptakan lapangan kerja langsung.

Dalam sambutannya, Farhan mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini mencapai 7,44 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Barat yang berada di angka 6,5 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi kota.

Baca Juga: Sinetron Turun Ranjang RCTI Hari Ini Selasa 14 April 2026, Natha Dikepung dan Tertangkap, Naza Hubungi Albi Minta Pacarnya Dibebaskan...

“Artinya, salah satu tantangan terbesar kita adalah menyediakan lapangan pekerjaan. Program padat karya ini adalah bentuk nyata upaya pemerintah untuk menekan angka pengangguran,” ujar Farhan.

Ia menuturkan, program padat karya bukan sekadar bantuan sosial, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan kerja. Peserta yang terlibat akan dikontrak selama 10 hari untuk melakukan pekerjaan lingkungan di wilayah masing-masing.

Farhan juga mendorong peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal. Ia berharap kinerja peserta dapat membuka peluang kerja tetap di kemudian hari.

Baca Juga: Sinetron Turun Ranjang RCTI Hari Ini Selasa 14 April 2026, Wira Tidak Mau Keluarganya Hancur Gara-gara Natha, Albi Kaget...

“Ini bukan sekadar program sosial. Ini kesempatan kedua. Tunjukkan kerja optimal, siapa tahu ada yang melirik dan bisa dipekerjakan secara tetap,” katanya.

Selain padat karya, Pemkot Bandung juga menggelar pelatihan berbasis kompetensi untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya lulusan sekolah yang belum bekerja. Pelatihan ini dirancang sesuai kebutuhan dunia industri dan usaha.

Menurut Farhan, peningkatan keterampilan sangat penting untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat, seiring tingginya daya tarik Kota Bandung sebagai tujuan pencari kerja.

Baca Juga: Sinopsis The Boys Season 5 Episode 3: Misi Terakhir Billy Butcher Mengumpulkan The Boys dan Menghadapi Homelander

“Persaingan semakin tajam. Maka kita harus memastikan warga Bandung punya skill yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini juga mendukung peningkatan produktivitas masyarakat serta menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan sehat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini