• Selasa, 28 Juni 2022

Beda Kualitas Manusia Bukan Karena Ras atau Agama , Indonesia Harus Bangkit

- Kamis, 28 April 2022 | 07:10 WIB
Usai Diskusi DPP AKSI (GoraJuara.com/Dok AKSI)
Usai Diskusi DPP AKSI (GoraJuara.com/Dok AKSI)

 

GORAJUARA - Diskusi pengurus DPP AKSI, perbedaan kualitas manusia bukan karena ras atau agama. Perbedaan kualitas manusia disebabkan faktor budaya dan tata kelola pendidikan.

Ada beberapa contoh negara dengan ras dan agama yang sama namun kualitasnya berbeda. Korea Utara dengan Korea Selatan, dulu ada Jerman Barat dengan Jerman Timur, dan Malaysia dengan Indonesia.

Asal usul ras sebagai takdir Tuhan sudah given diberikan pada manusia. Agama adalah ajaran yang membentuk pribadi-pribadi manusia unggul berkeyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa. 

Baca Juga: Oleh-Oleh Mudik dari Malaysia, Luthfi Alumni SMAN 2 Bandung, Ceritakan Pengalaman Kuliah di UM

Fakta di atas menunjukkan bahwa kualitas manusia ditentukan oleh manajemen negara dalam mengelola sumber daya manusia. Disepakati, manusia pada dasarnya dilahirkan unggul.

Pengaruh lingkungan di mana mereka tinggal akan membuat manusia menjadi bermental lemah atau unggul. Negara-negara dengan ciri-ciri berikut melahirkan manusia-manusia cerdas.

Pertama, negara dengan tingkat penghargaan tinggi pada pendidik. China, Jepang, Korea, termasuk negara yang sangat serius menghargai pendidik. 

Baca Juga: Sedekah Rumus Sukses Abadi, Sekolah Wajib Ajarkan Karakter Dermawan

Kedua, negara dengan alokasi biaya pendidikan dan riset yang tinggi. Negara-negara maju, punya alokasi dana riset besar untuk hasilkan berbagai inovasi.

Halaman:

Editor: Master Toto

Tags

Artikel Terkait

Terkini