• Sabtu, 2 Juli 2022

SMK Negeri 1 Sumedang Siap Lahirkan SDM Handal Melalui Program ‘SMK Membangun Desa’

- Minggu, 21 November 2021 | 06:20 WIB
Kepala SMK  Negeri 1 Sumedang, Dra. Elis Herawati, M.Pd.,                                (Foto: Gorajuara.com/Ahmad Fauzi Jaelani)
Kepala SMK Negeri 1 Sumedang, Dra. Elis Herawati, M.Pd., (Foto: Gorajuara.com/Ahmad Fauzi Jaelani)

GORAJUARA - Pembelajaran secara dalam jaringan (daring) selama terjadinya pandemi Covid-19 bukan menjadi sesuatu hambatan bagi SMK untuk meluluskan siswa siap bekerja, dan berwirausaha.

Dalam kondisi pola belajar yang berubah dari  bertatap muka di kelas (luring) menjadi daring,  baik siswa maupun sekolah tetap dituntut harus berprestasi dan memiliki daya saing.

Terkait hal itu, maka lulusan SMK merupakan solusi untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan daerah.

Baca Juga: Cara SMK Menekan Angka Pengangguran Terbuka di Jawa Barat, Simak Penjelasan Rincinya

Untuk menjawab tantangan tersebut, SMK Negeri 1 Sumedang dalam menyiapkan lulusannya yang siap bekerja dan berdaya saing di tengah era digitalisasi saat ini, maka siap melahirkan sumber daya manusia (SDM) handal dalam mendukung kemajuan wilayah melalui program SMK Membangun Desa.

Salah satu program unggulan yang sedang dilaksanakan SMK Negeri 1 Sumedang adalah SMK Membangun Desa.

Melalui program SMK Membangun Desa ini bertujuan untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam membangun desa-desa, khususnya di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga: BRI Liga 1: Rekor Tak Terkalahkan Persib Bandung Pecah, Tumbang di Tangan Persija

Seperti diketahui, program SMK Membangun Desa menjadi salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  dalam menjalankan kebijakan revitalisasi SMK.

Sebagai tindak lanjutnya, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikbud bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Koordinasi Penguatan Peran SMK dalam Pembangunan Pedesaan.

Program SMK Membangun Desa bertujuan untuk menciptakan terobosan dan mewujudkan sinergi antara SMK dan pemerintah desa.

SMK harus jadi solusi permasalahan bangsa, karena menyelesaikan masalah bangsa dimulai dari desa.

Baca Juga: Lagi, Nirina Zubir Dibuat Kesal dengan Ulah Riri Khasmita, Kerap Mengaku Anak Angkat dan Memiliki Hak Waris

SMK Negeri 1 Sumedang dalam mensukseskan program Kemendikbud tersebut telah melaksanakan launching Program Membangun Desa yang secara langsung diresmikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzalul Ulum beberapa waktu lalu.

Launching yang dihadiri Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan tersebut mengusung tema “SMK Membangun Desa sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Desa”.

Menurut Kepala SMK  Negeri 1 Sumedang, Dra. Elis Herawati, M.Pd., sekolah yang dikelolanya  memiliki sepuluh kompetensi keahlian, yakni Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Audio Video (TAV), Teknik Elektronika Industri (TEI).

Baca Juga: Angel Karamoy Selonjoran Kenakan Gaun Transparan wow !

“Teknik Permesinan (TPM), Teknik Pengelasan (TPL),  Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan  Seni Karawitan (SK),” lajut Elis.

Melalui program SMK Membangun Desa ini, jelas Elis, diharapkan SMK Negeri 1 Sumedang bisa selaras dengan apa yang hendak dicapai Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni Desa Juara, dan para siswa mampu menciptakan lapangan pekerjaan di pedesaan.

Artinya, sebut Elis, lulusan SMK Negeri 1 Sumedang ini tidak hanya terserap di perusahaan, tetapi diharapkan mampu membangun desa dengan kompetensi keahlian yang dimilikinya.

“Sehingga program SMK Membangun Desa ini menjadi salah satu unggulan di SMK Negeri 1 Sumedang,” tandas Elis.

Baca Juga: Ajang WSBK 2021, Diwarnai Aksi Demonstrasi Warga Setempat Soal Ganti Rugi Lahan Sirkuit Mandalika

SMK Negeri 1 Sumedang telah bekerjasama dan melaksanakan MoU dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam merealisasikan program SMK Membangun Desa.

“Program SMK Membangun Desa ini dilaksanakan di 63 desa,” kata Elis.

Dijelaskan Elis, program yang dilakukan di 63 desa tersebut meliputi pelatihan Informasi Teknologi, e-Office, merakit dan memperbaiki computer, perhitungan RAB, elektronika, pemasangan instalasi listrik, mengoperasikan mesin konvensional dan CNS, teknik pengelasan, service kendaraan bermotor, dan seni karawitan.

Baca Juga: WSBK 2021 Ditunda, Akibat Hujan Deras Melanda di kawasan Sirkuit Mandalika

Program SMK Membangun Desa, sebut Elis,  bertujuan untuk menciptakan dan mewujudkan sinergi antara SMK dan pemerintah desa.
 
"Sehingga SMK harus jadi solusi permasalahan bangsa, karena menyelesaikan masalah bangsa dimulai dari desa,” ucapnya.

Selain itu, menurut Elis, program SMK Membangun Desa ini memberikan peluang kepada anak-anak di pedesaan yang putus sekolah.

Baca Juga: Minum Kopi dan Teh di Pagi Hari Secara Rutin, Bisa Mengurangi Resiko Stroke dan Demensia

“Mereka diberikan pelatihan, dan jika di desa tersebut tidak ada peralatan, maka bisa praktik   di bengkel SMK Negeri 1 Sumedang,” katanya.

“Kita juga mengirimkan guru-guru yang berkompeten ke desa-desa,” tambah Elis yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) Kabupaten Sumedang.

Elis mengungkapkan, melalui program SMK Membangun Desa, maka siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan terori saja, tetapi langsung praktik di lapangan.

“Sehingga mereka bisa mandiri, berkarakter dan memiliki ilmu untuk dipraktikan langsung setelah lulus, serta menjadi bekal bagi masa depannya,” ujarnya.

Terpenting dari program SMK Membangun Desa ini, beber Elis, akan terjadi sinergitas antara SMK dengan pemerintah desa, dan diharapkan  keberadaan SMK ini bisa bermanfaat untuk lingkungan terdekatnya.***

Editor: Rusyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pak Suarham Guru SLB, Lolos P3K Mengajar di SMA

Jumat, 1 Juli 2022 | 09:35 WIB