GORAJUARA - SMAN 15 menerima kunjungan dari SMAN Taruna Nala Jawa Timur, 22 Juli 2024. Rombongan dipimpin oleh Dr. Husnul Chotimah, M.Pd. kepala sekolah Tri in One.
Dr. Husnul pernah menjadi kepala sekolah definitif sekaligus untuk tiga sekolah. Hal unik ini mungkin hanya terjadi di Jawa Timur.
Husnul mengisahkan, beliau berkarir menjadi kepala sekolah karena dianugerahi sebagai guru berprestasi. Pertama kali diangkat menjadi kepala sekolah dasar.
Baca Juga: Wow....Polisi Indonesia Terkorup di Asia Tenggara...
Ketika berhasil memimpin di sekolah dasar, mendapat pengalaman kemudian pindah ke SMP, dan bisa diangkat di SMK, SMA. Kini dia menjadi kepala SMAN Taruna Nala.
Dr. Cusnul Khotimah, M.Pd. Kepala SMAN Taruna Nala berbagi pengetahuan tentang manajemen sekolah. Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. berbagi praktik baik di SMAN 15 Bandung.
Menurut Dr. Toto, SMAN Taruna Nala sekolah unik. Pertama, SMAN Taruna Nala didirikan di bawah kesatuan tentara angkatan laut. Sarana prasarana disediakan pemerintah daerah.
Baca Juga: Kecerdasan Spiritual Untuk Pendidikan Abad 21...
Di Jawa Timur ada lima sekolah dengan manajemen seperti SMAN Taruna Nala, yang membedakan kesatuan yang membinanya. Siswanya se-Indonesia ada.
Dr. Husnul mengatakan, dalam satu tahun sekolahnya mengelola dana kurang lebih 16 miliar. Dalam pengelolaan dana semua komponen dilibatkan termasuk pendampingan dari inspektorat.
Secara periodik laporan keuangan SMAN Taruna Nala diperiksa oleh inspektorat, demikian ungkap Dr. Husnul. Untuk itu, dalam pengelolaan keuangan tidak ada kendala.
Baca Juga: Lima Kiat Sukses Mbah Guru Matematika...Mengajar Matematika di Media Sosial
Selanjutnya, Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd. menjelaskan praktik baik tentang "Bangun Kemandirian Osis melalui wakaf produktif. Anak Osis punya wakaf sebagai dana abadi osis.
Dana wakaf digali dari berbagai kreativitas anggota osis. Dana yang terkumpul kemudian diinvestasikan di pasar modal dalam jangka panjang.