GORAJUARA - Kuliner Asia memang tak ada habisnya untuk dijelajahi. Tak hanya terkenal di benua asalnya, street food Asia juga menjadi primadona di kalangan pecinta kuliner dunia.
Street food atau jajanan jalanan ini tidak hanya murah, tetapi juga menawarkan cita rasa yang unik dan autentik, yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bahkan, beberapa di antaranya telah diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO, seperti laksa, nasi hainan, dan sate.
Baca Juga: Wajib Kamu Coba! 6 Tempat Ice Cream Estetik di Bandung yang Bakal Bikin Kamu Betah Nongkrong
Di tengah kesibukan ibu kota, restoran BAKU di kawasan SCBD, Jakarta, hadir untuk memenuhi hasrat pecinta kuliner dengan menyajikan street food Asia dengan sentuhan modern.
Restoran BAKU didirikan oleh Chef Wiem, seorang koki yang memiliki passion dalam menghidangkan makanan jalanan Asia dengan cita rasa yang khas dan bahan-bahan berkualitas tinggi.
Dalam acara exclusive tasting yang digelar pada Jumat (17/5/2024), Chef Wiem menjelaskan bahwa restoran ini tidak hanya menghadirkan hidangan street food biasa, tetapi juga memadukan unsur modern dalam setiap sajiannya.
Baca Juga: Festival Bojana 2024, Ajang Seru-seruan Anak Muda di Kiara Artha Park Bandung
“Di BAKU, dapur kami adalah sebuah 'taman bermain' untuk berkreasi dan berkolaborasi, mencerminkan dengan erat kekayaan budaya Asia,” ujarnya.
Pengunjung yang datang ke BAKU akan merasakan pengalaman kuliner yang berbeda.
Tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke luar negeri untuk menikmati street food otentik, karena di sini, Chef Wiem telah menelusuri berbagai negara di Asia untuk mendapatkan resep terbaik dan menyempurnakannya dengan teknik memasak modern.
Bahan-bahan segar dan pilihan dipadukan dengan rempah-rempah khas yang menghasilkan hidangan dengan rasa yang harmonis dan mengundang selera.
Salah satu bahan utama yang sering digunakan dalam setiap hidangan di BAKU adalah ketumbar.
Aroma ketumbar yang khas tidak hanya menambah kedalaman rasa tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang unik bagi para pelanggan.