Berdamai dengan Aparat Pantai Loji, Pandawara Grup Klarifikasi Soal Kegaduhan: Stop Saling Menyalahkan!

photo author
Fuzy Oktafiani, Gora Juara
- Jumat, 6 Oktober 2023 | 07:41 WIB
Pandawara buat klarifikasi bersama aparat setempat Pantai Loji (foto : instagram pandawara)
Pandawara buat klarifikasi bersama aparat setempat Pantai Loji (foto : instagram pandawara)

GORAJUARA - Usai aksi bersih-bersih yang dilakukan pemkab Sukabumi serta aparat setempat bersama masyarakat viral di media sosial. Akhirnya perwakilan aparat setempat pantai Loji bertemu kembali dengan Pandawara.

Pertemuan itu terjadi dan hasilnya antara aparat dan pandawara membuat klarifikasi atas kegaduhan yang sempat viral. Klarifikasi tersebut diunggah oleh Pandawara dalam akun officialnya.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kita pandawaragroup beserta Karang Taruna, NKPI, OKP Ormas dan Kepala Desa Sangrawayang. Kec. Simpenan. Sebelum itu kita ingin mengklarifikasi, bahwasanya pantai terkotor nomor 4 itu adalah urutan kunjungan pandawara, bukan urutan atau peringkat ataupun penobatan rangking.

Baca Juga: 5 Coffee Shop Recomended di Cimahi, Ternyaman Buat Nongkrong, Nugas, Meet Up Bareng Teman, Ada yang Baru Loh!

Dan tak luput kita pun ingin menyampaikan bahwasanya tidak ada satu unsur pun penolakan, entah itu dari Karang Taruna, Ormas ataupun Kepala Desa setempat. Melainkan pada saat memang kita survei pertama pun, pihak - pihak beliau - beliau ini mendukung. Maka dari itu untuk kalian semua untuk stop saling menyalahkan pihak manapun termasuk Perangkat Desa dan Karang Taruna setempat, stop untuk saling menyalahkan, stop untuk saling memvonis satu sama lain dan stop untuk memberikan asumsi dan komentar negatif," ungkap Pandawara dalam klarifikasinya

Tak ketinggalan dengan perwakilan aparat setempat juga memaparkan keadaan tentang kegaduhan yang terjadi antara Pandawara dengan Pemkab Sukabumi.

"Karang Taruna, KNPI, OKP Ormas, Kepala Desa dan se Kecamatan Simpenan, siap mendukung kegiatan - kegiatan sosial. Pemuda itu harus tajam, tapi tidak boleh menyakitkan. Pemuda itu harus cepat, tapi tidak boleh mendahului. Kita semua adalah pemuda Indonesia. Pandawaragroup, Sukses Aamiin," ungkap perwakilan dari Aparat setempat.

Baca Juga: 5 Resto Bernuansa Alam di Lembang Ini Cocok Buat Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Nyaman dan Bikin Betah

Namun ternyata klarifikasi tersebut tidak membuat netizen merasa nyaman. Klarifikasi tersebut semakin menyudutkan aparat pemkab Sukabumi setempat merasa tidak ingin tersaingin.

"Konten ini mengandung (tekanan ormas dan kades)," tulis @adysuryapermana.

"Netizen sudah paham dan tahu siapa yg elegan dan bersahaja, dibanding yg malu2in," tulis @de_riyan.

"Pemuda harus cepat tapi jangan mendahului eh.. ada yg duluan bersihin tuh.. baguslah," tulis @alfie.oldifer.

Baca Juga: Hotman Paris Singgung Lagi Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Nama 'Ratu Ganja' Schapelle Corby Ikut Terseret

"Ngapain harus klarifikasi, parah emg sukabumi, bandung, lampung d gituin aj malah B aja.. lu yg heboh karang taruna n pemdes sukabumi," tulis @and.s0606

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Janitra Achmad

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini