news

30 Persen Jemaah Haji dari Indonesia adalah Lansia, Bagaimana Langkah Kemenag RI Terkait Hal Tersebut?

Selasa, 13 Juni 2023 | 12:00 WIB
Kemenag RI mengambil sejumlah langkah untuk melayani para jemaah haji lansia asal Indonesia (Foto: Gorajuara/Website/kemenag.go.id)

GORAJUARA - Para jemaah haji asal Indonesia diketahui berangkat ke Tanah Suci Makkah pada Mei-Juni 2023.

Dari jemaah haji asal tanah air yang berangkat tersebut, beberapa di antaranya merupakan lansia (usia lanjut).

Dalam hal ini, tercatat ada 67.000 jemaah haji berstatus lansia atau 30 persen dari kuota jemaah haji Indonesia.

Baca Juga: Ada Tim Kesehatan Haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Stand By 24 Jam, Apa Saja Fasilitasnya?

Terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 2023, Kementerian Agama Republik Indonesia alias Kemenag RI mengusung tagline Haji Ramah Lansia.

Dilansir dari laman kemenag.go.id oleh GORAJUARA, ada dua hal yang diperhatikan Kemenag untuk mengakomodasi para jemaah haji.

Menurut Koordinator Pengendali Teknis Pelayanan Jemaah Lansia, Hasan Basri Sagala, hal pertama yang perlu diperhatikan petugas adalah kolaborasi untuk melayani jemaah haji lansia.

"Ada sekitar 4.300 lebih petugas jemaah haji yang perlu berkolaborasi dalam melayani jamaah lansia," ujar Sagala dalam rakor penguatan petugas Daker Madinah, pada hari Jum'at, 9 Juni 2023.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dikabarkan Naik Haji di Tahun 2023, Suami Nagita Slavina Rupanya Tunggu Aba-aba Orang Ini

Selanjutnya, Sagala menuturkan hal kedua yang perlu diperhatikan adalah membangun kepedulian jemaah yang lebih kuat kepada lansia.

Dengan demikian, Sagala berharap agar tujuan haji ramah lansia di tahun 2023 dapat diwujudkan. 

"Dua hal ini yang perlu terus diingatkan dan didorong sehingga terwujud tujuan haji ramah lansia," ujar Sagala.

Baca Juga: Tercatat 40 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Berikut Daftar Namanya

Kemudian Sagala menegaskan bahwa jemaah haji lansia harus menjadi prioritas.

Halaman:

Tags

Terkini