GORAJUARA - Jemaah haji asal Indonesia diketahui mulai berangkat ke Makkah pada 24 Mei 2023 silam.
Dilansir dari laman indonesia.go.id oleh GORAJUARA, para jemaah haji asal Indonesia mulai diberangkatkan pada tanggal 24 Mei-22 Juni 2023.
Di tengah proses keberangkatan jemaah haji asal Indonesia, ada sebuah permasalahan yang terjadi.
Dilansir dari laman PMJ News oleh GORAJUARA, terdapat 15 kali keterlambatan (delay) atau perubahan jadwal yang dialami sejumlah jemaah haji.
Lantaran hal tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) sampai menegur dua maskapai penerbangan.
Adapun kedua maskapai penerbangan yang ditegur tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines.
Terkait dengan hal tersebut, pihak Kemenag meminta Garuda Indonesia dan Saudi Airlines untuk lebih serius melayani penerbangan para tamu Allah tersebut.
Kemudian Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab, mengatakan bahwa kedua maskapai harus lebih kooperatif.
"Maskapai, baik Saudia Airlines maupun Garuda Indonesia, harus lebih kooperatif dalam menginformasikan setiap perubahan atau keterlambatan penerbangan," ungkap Saiful.
Di samping itu, Saiful juga meminta agar Saudia Airlines dan Garuda Airlines bisa lebih solutif dalam mengatasi masalah delay penerbangan.