GORAJUARA - Dalam era digital saat ini, media daring telah menjadi salah satu sumber utama informasi bagi masyarakat.
Di tengah berkembangnya berbagai platform media online, Promedia Teknologi muncul sebagai salah satu ekosistem media daring yang sehat dan dapat dipercaya.
Atas kontribusi dan kinerjanya, Bank Jateng memberikan apresiasi tinggi kepada Promedia Teknologi dalam sebuah acara yang berlangsung di Semarang, pada Selasa, 14 Mei 2024.
Baca Juga: Masjid Ivan Gunawan di Uganda Torehkan Sejarah, Nyaris Tak Terwujud Lantaran Faktor Ini
Bank Jateng sangat menghargai peran penting media daring dalam menyampaikan informasi dengan cepat dan akurat.
Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Jaka Nursahid, menyatakan bahwa kehadiran media daring memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi kapan saja dan di mana saja.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Promedia. Kami mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan dan konten media daring," ujar Jaka saat menerima jajaran Promedia Teknologi di Kantor Bank Jateng di Jalan Pemuda, Semarang.
Dalam forum tersebut, Jaka Nursahid didampingi oleh beberapa kolega dari Bank Jateng seperti Kasubdiv Komunikasi Korporat Arief Nugroho, Kasi Relasi Media dan Eksternal Kurniawan Adi, serta Wakasubdiv Analis Media, Kontrol Komunikasi & Branding Korporat Susiladi.
Mereka bertemu dengan jajaran Promedia yang terdiri dari CEO Agus Sulistriyono, GM Marketing Bimo Aditya, Ketua Jaringan Pemred Promedia (JPP) Jateng Agus Toto Widyatmoko, dan Kabid Program dan Kerja Sama JPP Jateng Heru Godzi.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai bentuk kerja sama antara Bank Jateng dan Promedia Teknologi.
Bentuk kerja sama ini meliputi advertorial, iklan display, serta pelatihan penulisan rilis dan konten untuk media massa.
"Kami ingin memastikan bahwa mitra Promedia adalah media-media yang sehat. Bila media mitra kami ini sehat, Promedia akan semakin kokoh," kata Agus Sulistriyono, CEO Promedia Teknologi.
Agus menjelaskan bahwa Promedia Teknologi memiliki empat pilar utama dalam mengelola ekosistem media yang sehat, yaitu mediapreneur, contentpreneur, socmedpreneur, dan videopreneur.