Perpanjang Gencatan Senjata, Sebelas Sandera Israel Kembali Dibebaskan di Gaza

photo author
Yulia Fitrianti, Gora Juara
- Selasa, 28 November 2023 | 21:30 WIB
Sebelas sandera dibebaskan dan bertemu dengan keluarganya (Gorajuara/Instagram @eye.on.palestine)
Sebelas sandera dibebaskan dan bertemu dengan keluarganya (Gorajuara/Instagram @eye.on.palestine)

GORAJUARA - Sebelas sandera lainnya dibebaskan dan tiba di Israel pada Senin malam. Menurut militer Israel gencatan senjata yang membebaskan puluhan tawanan lainnya diperpanjang selama dua hari.

"Setelah mereka menjalani pengecekan medis awal, pasukan kami akan mendampingi mereka hingga mereka bersatu kembali dengan keluarga mereka," kata Angkatan Pertahanan Israel tentang para sandera yang baru saja dibebaskan.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, Israel melepaskan 33 tahanan Palestina pada Selasa pagi dikirim ke kota Ramallah di tepi Barat, di mana mereka disambut oleh kerumunan yang bersorak-sorai.

Baca Juga: Niat Hati Sudutkan Hamas, Film Israel Bearing Witness to the October 7th Massacre Justru Tuai Kontra

Gencatan senjata seharusnya berakhir pada Senin, tetapi pemimpin Israel dan Palestina menyatakan dukungan mereka untuk memperpanjangnya.

Mereka sepakat untuk membebaskan lebih banyak sandera yang dipegang militan serta tahanan Israel. Israel sebelumnya menawarkan untuk memperpanjang gencatan senjata selama satu hari setiap pembebasan tambahan sepuluh sandera.

Hamas mengatakan dalam unggahan media sosial bahwa mereka "setuju dengan Qatar dan Mesir untuk memperpanjang gencatan senjata sementara selama dua hari."

Hampir 70 sandera perempuan dan anak-anak telah dibebaskan sejak Jumat.

Baca Juga: Ini Pengakuan Maya, Gadis Israel yang Disandera Hamas, Netizen: Sekarang Hatinya yang Tertawan

50 di antaranya warga Israel, bersama dengan 150 perempuan dan remaja Palestina dari penjara Israel.

"Jeda kemanusiaan ini juga memungkinkan peningkatan signifikan dalam bantuan kemanusiaan untuk warga sipil yang tidak bersalah yang menderita di seluruh jalur Gaza."

Presiden Joe Biden memberikan sebuah pernyataan, ia menambahkan "Kami tidak akan berhenti sampai semua sandera yang ditahan oleh teroris Hamas dibebaskan."

Baca Juga: MENUJU GELAR JUARA! Inilah Jadwal Lengkap Final Piala Dunia U 17 Plus Perebutan Peringkat 3

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional, John Kirby, mengatakan pemerintahan amerika percaya masih ada delapan atau sembilan warga Amerika yang ditahan, tetapi AS tidak memiliki informasi pasti tentang mereka semua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ahmad Fauzi Jaelani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini