GORAJUARA - Seorang jurnalis berbakat asal Gaza, Palestina, Rushdi Sarraj, tewas dalam serangan bom tentara Israel di rumahnya.
Ia dikenal sebagai seorang jurnalis kreatif yang sering kali memberitakan tentang kehidupan warga Gaza, terjebak dalam perang dan pengepungan.
Rushdi Sarraj, seorang jurnalis dan sutradara foto berbakat asal Gaza Palestina.
Baca Juga: Konflik Israel Palestina Memanas, Warga Sempat Lakukan Protes Sebelum Tragedi Berdarah Ini Terjadi
Ia sudah lama mengangkat kisah-kisah penuh perjuangan warga Palestina dalam berita dan filmnya.
Sebelum kematian tragisnya, ia sempat memberitahukan dalam unggahan Instagram pribadinya, tentang liputan media dari Gaza menurun akibat pembunuhan lebih dari 12 jurnalis oleh tentara Israel.
Ia juga mencatat sering terjadi pengeboman, evakuasi, serta pemadaman listrik dan internet di markas para jurnalis Gaza Palestina.
Dengan tekad yang kuat, Rushdi Sarraj terus berupaya untuk memberikan liputan agar kejahatan Israel di Gaza, Palestina dapat terlihat oleh dunia.
Baca Juga: Palestina Dibombardir Israel, Gemuruh Takbir dan Isak Tangis Kaum Muslimin Pecah Dihadapan Ka'bah
Namun, kini ia sendiri telah menjadi korban dalam serangan bom Israel yang menghantam rumahnya.
Keberanian dan kreativitas Rushdi Sarraj dalam mengungkapkan kisah Gaza telah diapresiasi oleh banyak orang.
Kematian Rushdi Sarraj adalah pengingat betapa berbahayanya menjadi seorang jurnalis di Gaza.
Menurut The Nation, menjadi jurnalis Palestina di Gaza selalu membawa risiko besar.
Serangan Israel di Gaza juga menyebabkan penderitaan bagi warga sipil, yang kesulitan mendapatkan perlindungan dan berisiko mengalami kelaparan serta kehausan akibat blokade Israel.