Empati Muncul dari Pengalaman Pahit, Seperti Dicontohkan Rasulullah SAW

photo author
Arya Noor Amarsyah, Gora Juara
- Rabu, 28 Desember 2022 | 20:21 WIB
Ilustrasi anak-anak yatim (Gorajuara.com/pixabay.com/images/id-1853267)
Ilustrasi anak-anak yatim (Gorajuara.com/pixabay.com/images/id-1853267)

 

 

GORAJUARA - Di hari Raya Idul Fitri, Rasulullah SAW berjalan menuju tempat diselenggarakannya sholat Idul Fitri.

Di tengah jalan, Rasulullah SAW melihat seorang anak kecil menangis, sedangkan teman-temannya bermain dengan bersuka cita.

Rasulullah SAW menghampiri anak yang menangis itu, "Nak, kenapa kamu menangis? Sedangkan teman-temanmu bermain dan bersuka cita?".

Baca Juga: Waspada Bencana Alam, Berikut Doa Tolak Bala Bahasa Arab dan Latin Agar Terhindar dari Musibah

"Ayahku gugur ketika berperang bersama Rasulullah SAW. Sedangkan ibuku menikah lagi dan hartaku dibawa ayah tiriku," begitu jawab anak itu.

Mendengar keterangan hal ini, Rasulullah SAW langsung mengajak anak tersebut ke rumah. Sesampainya di rumah, Rasulullah memerintahkan Fatimah, “Putriku, berilah anak ini makanan yang lezat, setelah itu berilah dia pakaian yang terbaik,”

Fatimah segera menyiapkan makanan. Setelah siap, anak itu pun menyantap makanan dengan lahapnya. Beberapa saat usai makan, anak tersebut diberikan baju untuk Lebaran.

Baca Juga: Jarang Dipahami, Pesan Etika Berorganisasi Dari Shalat Berjamaah...

Rasulullah pun berkata kepada anak itu, “Wahai anakku, apakah engkau senang jika aku Rasulullah SAW, pagi ini menyatakan diri menjadi ayah dirimu. Aisyah menjadi ibumu, Fatimah jadi saudara perempuanmu, Ali jadi pamanmu serta Hasan dan Husain jadi saudara laki-lakimu?”

Anak itu pun terkejut, dia baru sadar bahwa orang yang memberinya makanan dan pakaian itu adalah Rasulullah dan dia pun menjawab, “Bagaimana aku tidak ridho wahai Rasulullah,”

Rasulullah SAW langsung tersentuh begitu pertama kali mendengar pengakuan anak itu bahwa dirinya adalah seorang yatim. Mendengar pengakuan itu Rasulullah langsung membawanya menemui Fatimah, agar anak tersebut diberi makanan dan pakaian baru. Beliau saw menunda perjalanannya ke lokasi sholat Idul Fitri.

Baca Juga: Agar Hidup Lebih Enteng, Ikuti Cara Para Nabi Ini Yang Selalu Berpikir Positif Terhadap Takdir Allah SWT

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Buddy Wirawan

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapan Nisfu Syaban 2025? Cek Tanggal di Sini!

Rabu, 12 Februari 2025 | 14:00 WIB