GORAJUARA - Mendekati Tahun Baru Imlek, tak sedikit etnis Tionghoa lakukan tradisi untuk merayakannya.
Adapun tradisi ketika Tahun Baru Imlek tersebut, tiap daerah memiliki ragam untuk merayakannya.
Meskipun begitu, tradisi Tahun Baru Imlek miliki tema yang sama dalam setiap perayaannya.
Baca Juga: Sinopsis Film Autobiography, Pemuda yang Taat Kepada Majikannya Meski Terjadi Konflik
Tak heran, dalam setiap perayaannya amat ditunggu sekaligus suka cita yang jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023 tersebut.
Pada tahun 2023 atau 2574 Kongzili sendiri merupakan tahun kelinci, tepatnya kelinci air.
Adapun tradisi dalam Tahun Baru Imlek tersebut memiliki makna yang terkandung didalamnya.
Baca Juga: Resmi!! Bayern Munchen memboyong kiper asal Swiss, Yann Sommer dari Borussia Monchenglabach
Dan berikut tradisi dan makna dibaliknya seperti yang dikutip dari Gorajuara dari laman chinahighlights.com.
1. Membersihkan dan Mendekorasi Rumah dengan Benda Merah
Membersihkan rumah dilambangkan akan menyapu bersih nasib buruk tahun sebelumnya.
Sementara warna merah diyakini sebagai warna keberuntungan yang menunjukkan kemakmuran dan energi.