Shanks mulai menyelidiki soal pulau God Valley dan juga insiden besar yang terjadi di sana.
Akagami pun akan mengetahui tentang pulau itu yang merupakan tempat yang disukai oleh para Tenryuubito.
Bahkan saat insiden God Valley terjadi, Tenryuubito juga ada di sana bersama dengan para budak.
Tentunya setelah menjadi bajak laut yang semakin hebat, dia bisa mencari tahu informasi dengan lebih mendalam dan memiliki akses yang lebih luas.
Shanks seakan terus menelusuri asal usulnya dengan berbagai macam cara.
Dia mencari tahu tentang orang-orang yang terkait dalam insiden God Valley termasuk para Tenryuubito dan para budak mereka.
Penelusuran Shanks pada akhirnya akan membuat dia menarik kesimpulan bahwa ayahnya adalah seorang Tenryuubito dan ibunya adalah seorang budak.
Hal itu tidak mengherankan sebab di Sabaody telah diperlihatkan bahwa Tenryuubito bisa menikahi gadis mana saja yang dia inginkan.
Saat Shanks berusia satu tahun, insiden God Valley pun terjadi sehingga ibunya menempatkan Shanks di peti harta karun yang kemudian ditemukan oleh Roger.
Fakta mengenai ayah Shanks seorang Tenryuubito juga diperkuat dengan para Gorosei yang menyambut kedatangan Akagami di kastil Mariejoa.
Padahal Shanks adalah seorang bajak laut dan Mariejoa dikenal sebagai tanah suci yang tidak boleh dimasuki bajak laut.
Ditambah lagi pada saat itu sedang terjadi Reverie dan Gorosei sampai berkata jika itu bukan Shanks, mereka tidak akan menyempatkan waktu.
Itu tadi pembahasan fakta mengejutkan dari Oda di One Piece 1070 mengenai kedua orang tua Shanks yang merupakan seorang budak dan Tenryuubito.***