GORAJUARA - Keputusan Lesti Kejora mencabut laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Rizky Billar tentunya mengejutkan publik.
Banyak pihak yang merasa kecewa dengan sikap yang diambil oleh Lesti Kejora tersebut hingga sang pedangdut dibanjiri cibiran.
Menanggapi hal itu, aktivis perempuan Tsamara Amany pun buka suara dan ikut mengomentari keputusan Lesti Kejora tersebut.
Baca Juga: Webinar KUB: Yuddy Renaldi Tegaskan bank bjb Dukung Pengembangan Ekosistem BPD Indonesia
Tsamara Amany menyebut bahwa keputusan mencabut laporan KDRT itu merupakan hak seorang Lesti Kejora.
Hak Lesty untuk cabut laporan. Tapi laki-laki toxic & abusif tidak akan bisa berubah dalam satu malam. Lesty nggak harus jadi penanggung beban ini. Ia nggak harus menerima rentetan kekerasan lainnya hanya karena Billar suaminya.— Tsamara Amany (@TsamaraDKI) October 14, 2022
"Hak Lesty untuk cabut laporan," kata Tsamara Amany, dikutip GORAJUARA dari akun Twitter @TsamaraDKI, Sabtu 15 Oktober 2022.
Meski demikian, Tsamara Amany tetap menyayangkan keputusan Lesti Kejora yang memilih untuk mencabut laporan KDRT tersebut.
Baca Juga: Batal Jadi Kapolda Jatim, Teddy Minahasa Diganti oleh Sosok Ini
Sebab menurutnya, laki-laki seperti Rizky Billar tidak akan bisa berubah dalam satu malam.
"Tapi laki-laki toxic & abusif tidak akan bisa berubah dalam satu malam," terangnya.
Mantan politisi PSI itu juga menyampaikan bahwa dalam kasus ini, Lesti Kejora tak harus menjadi penanggung beban.
"Lesti enggak harus jadi penanggung beban ini. Ia nggak harus menerima rentetan kekerasan lainnya hanya karena Billar suaminya," tegasnya.