Anda Penderita Maag Kronis? Konsumsi Lidah Buaya dengan Campuran Ini

photo author
Arya Noor Amarsyah, Gora Juara
- Rabu, 7 September 2022 | 08:20 WIB
Lidah buaya (Foto: Gorajuara.com/dok: Mapay Bandung)
Lidah buaya (Foto: Gorajuara.com/dok: Mapay Bandung)

GORAJUARA - Selama ini orang hanya tahu bahwa manfaat tanaman lidah buaya untuk rambut.

Padahal manfaat lidah buah bermacam-macam. Di antaranya menghilangkan stretch selulitis pada bagian tubuh.

"(Tanaman) lidah buaya ini, bisa mengobati orang yang memiliki penyakit maag," ungkap dr. Zaidul Akbar

Baca Juga: Tiga Kapolda Terlibat Dalam Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J?

Mengapa lidah buaya baik untuk mengobati penyakit maag? Karena lidah buaya memiliki sifat atau peran mendinginkan yang sangat bermanfaat untuk penderita maag.

Cara mengolahnya, lidah buaya dipotong dadu, lalu dibersihkan. Untuk menghilangkan lengket, maka campur lidah buaya itu dengan kapur.

Kemudian lidah buaya itu diolah untuk dijadikan minuman dengan dicampur air panas dan diminum dengan wedang jahe.

"Namun jika lambung sedang luka, disarankan minum lidah buayannya menggunakan madu saja," tutur dr. Zaidul Akbar.

Apabila terjadi pendarahan, secara otomatis lidah buaya itu akan dihancurkan dan ditempelkan ke tempat pendarahannya.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1059, Pergerakan Kru Bajak Laut Topi Jerami dan Caesar Clown Akan Menuju Sebuah.....

Sehingga akan membantu, untuk menghentikan pendarahan pada dinding lambung.

Menurut dr.Zaidul Akbar, ia berpesan bahwa makanan bisa jadi obat dan obat bisa sebagai makanan.

Oleh karenanya, saat ini harus berpikir ulang, apakah makanan tersebut membuat tubuh sehat atau sebaliknya. ***

Anda ingin mendapatkan berita update setiap hari dari Gorajuara.com. Ayo gabung di Grup Telegram “Gorajuara.com News”, caranya klik link https://t.me/gorajuaranews, Kemudian join. Langkah pertama install aplikasi Telegram di ponsel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohamad Arief

Sumber: Mapay Bandung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini