Penyebab Laura Anna Meninggal, Inilah Bahayanya Menurut Ahli

photo author
- Rabu, 15 Desember 2021 | 13:47 WIB
Laura Anna meninggal dunia ( Instagram.com/edlnlaura)
Laura Anna meninggal dunia ( Instagram.com/edlnlaura)

GORAJUARA - Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Laura Anna terlebih dulu mengalami kelumpuhan, hal ini disebabkan oleh kelalaian mantan kekasihnya Gaga Muhammad.

Sebelumnya, Laura dan Gaga mengalami kecelakaan di daerah Sudirman, Jakarta pada 8 Desember 2019, diduga karena Gaga menyetir dalam kondisi mabuk.

Tabrakan yang sangat keras membuat Laura mengalami spinal cord injury atau cedera sumsum tulang belakang yang membuatnya lumpuh setengah badan dan harus menjalani operasi besar.

Baca Juga: Selebgram Laura Anna Meninggal, Lagu Ini Mengiringi Kepergiannya

Spinal cord injury, seperti dikutip Gorajuara.com dari laman mayoclinic.org, Rabu 15 Desember 2021, ialah kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang atau syaraf di ujung kanal cauda equina atau tulang belakang.

Cedera ini sering menyebabkan perubahan permanen pada kekuatan, sensasi, dan fungsi tubuh lainnya di bawah lokasi yang menjadi sumber cedera.

Penyebab umum terjadinya cedera ini ialah karena kecelakaan, tindakan kekerasan, cedera olahraga, hingga berasal dari penyakit kanker, radang sendi, osteoporosis dan radang sumsung tulang belakang.

Baca Juga: Polisi Masih Telusuri Kepemilikan Ganja yang Dikonsumsi Artis Muda Rizki Nazar

Cedera tulang belakang akan menyebabkan gejala seperti:

- Kehilangan Gerakan
- Perubahan sensai gerak, termasuk merasakan panas, dingin, dan sentuhan
- Kehilangan kontrol usus atau kandung kemih
- Adanya aktifitas refleks yang berlebihan bahkan hingga kejang
- Perubahan fungsi seksual
- Sensasi menyengat efek dari kerusakan serabut saraf sumsum tulang belakang,
- Hingga kesulitan bernafas

Baca Juga: Jimin BTS Berambut Panjang, ARMY: Kamu Lebih Cantik Dariku

Langkah pencegahan untuk menghindari cedera ini yakni dengan berkendara dengan aman, pencegahan sebelum jatuh saat olahraga, jangan mengemudi saat mabuk atau dalam pengaruh obat-obatan.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ahmad Fauzi Jaelani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini