Masyarakat Mengaku Puas dengan Kinerja Erick Thohir dalam Memimpin PSSI

photo author
Ervan Radian, Gora Juara
- Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:51 WIB
Hasil survei nasional LSI mencatat mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Erick Thohir dalam memimpin PSSI (Foto: Gorajuara/Ahmad Fauzi Jailani)
Hasil survei nasional LSI mencatat mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Erick Thohir dalam memimpin PSSI (Foto: Gorajuara/Ahmad Fauzi Jailani)

GORAJUARA - Hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Erick Thohir dalam memimpin Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan 88,7 persen dari 52 persen responden yang tahu atau pernah mendengar berita Erick Thohir terpilih sebagai Ketum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada Februari lalu mengaku puas dengan kinerja mantan Presiden Inter Milan tersebut. 

"Ini sesuatu yang positif dan menjadi modal besar dalam upaya-upaya memperbaiki sepak bola Indonesia," ujar Djayadi saat paparan mengenai hasil survei nasional LSI Bertajuk "Sepak bola kita: Antara Masalah dan Prestasi" di Jakarta, Minggu (20/8/2023).

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Momen Indonesia Jadi Tuan Rumah FIBA World Cup 2023 Bisa Jadi Kebanggaan Bersama

Djayadi menyebutkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat tak lepas dari sejumlah terobosan Erick dalam memperbaiki sepak bola nasional. Salah satunya upaya Erick melakukan audit keuangan dalam mewujudkan kepengurusan yang bersih, transparan, dan dapat di pertanggungjawabkan. 

"93,9 persen responden yang tahu Erick melakukan audit keuangan PSSI mengaku setuju dengan langkah tersebut," lanjut Djayadi.

Dia mengatakan 94,1 persen responden juga setuju dengan upaya Erick membentuk satuan tugas (satgas) pemberantasan skor atau mafia bola.

Baca Juga: Ramalan Denny Darko Jadi Kenyataan, Isu Perselingkuhan Tak Jadi Pisahkan Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett

Sebanyak 38,1 persen responden menilai pelaku mafia bola harus dihukum penjara, 29,5 persen lainnya ingin dilarang seumur hidup terlibat dalam sepak bola, 9,7 persen diberikan denda, 6,3 persen dibekukan sementara, dan 3,6 persen lainnya ingin adanya pembatalan gelar juara sebagai hukuman. 

Dengan rekam jejak yang mumpuni di dunia olahraga, Djayadi menilai masyarakat menaruh empat harapan besar kepada Erick untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Djayadi menyebut 27,1 persen responden berharap prestasi yang tinggi sepak bola di tingkat dunia, 20,3 persen responden menginginkan munculnya pemain-pemain berkualitas, 14,9 persen responden ingin Erick memberantas praktik mafia bola, 11,7 persen responden ingin organisasi PSSI menjadi lebih profesional.

Baca Juga: Sinopsis Cinta Tanpa Karena, 20 Agustus 2023: Baskara Seolah Cuekin Mahendra, Nekat Lakukan Hal Ini

Secara umum, ucap dia, masyarakat mendukung langkah-langkah Erick untuk memperbaiki masalah sepak bola seperti mafia bola dan memperbaiki manajemen PSSI.

"Jadi ada dua yang utama: pertama, masyarakat ingin bola berprestasi dan kedua, masyarakat ingin masalah-masalah sepak bola segera teratasi," kata Djayadi. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ervan Radian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini