Erick Thohir Sebut Momen Indonesia Jadi Tuan Rumah FIBA World Cup 2023 Bisa Jadi Kebanggaan Bersama

photo author
Janitra Achmad, Gora Juara
- Sabtu, 19 Agustus 2023 | 20:39 WIB
Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir saat mengunjungi lapangan basket GOR Saparua (Foto: dok/Ist/FIBA)
Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir saat mengunjungi lapangan basket GOR Saparua (Foto: dok/Ist/FIBA)

GORAJUARA - Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir meminta semua pihak mendukung dan bahu membahu menyukseskan kejuaraan dunia bola basket 2023. Ini supaya event ini bisa menjadi kebanggaan bersama dan akan terus dikenang nantinya.

Menurut Erick Thohir momen menjadi tuan rumah FIBA World Cup 2023 belum tentu datang dalam 10 atau 20 tahun lagi, yang terpenting kepercayaan dan tanggung jawab yang diperoleh Indonesia dalam mengurusi sebuah ajang unggulan FIBA patut didukung.

Erick Thohir juga mengapresiasi antusiasme para pecinta bola basket tanah air sangat tinggi. "Saya menangkap antusiasme tinggi dari para pecinta bola basket, ini merupakan kesempatan besar menyaksikan aksi-aksi bintang bola basket dunia dari berbagai negara dan beberapa pemain berkiprah di NBA bakal datang ke Indonesia," kata Erick.

Baca Juga: Sejarah Baru bagi Indonesia, Erick Thohir: Setelah 25 Tahun Bisa Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Sementara itu, setelah sukses di Jakarta, Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) FIBA World Cup 2023 kembali menggelar sosialiasi menuju ajang unggulan FIBA yang akan dimulai pada 25 Agustus mendatang di Indonesia Arena, Jakarta. Kali ini LOC mengunjungi lapangan basket GOR Saparua yang merupakan salah satu tempat berkumpul para komunitas basket di Bandung.

Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir saat mengunjungi lapangan basket GOR Saparua
Anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir saat mengunjungi lapangan basket GOR Saparua (Foto: dok/Ist/FIBA)

Dalam acara bertajuk Road to FIBA World Cup 2023 ini, LOC menggelar pertandingan ekshibisi yang dimeriahkan oleh musisi dan mantan pebasket nasional, yaitu Ardhito Pramono dan legenda bola basket Satria Muda Cristian Ronaldo Sitepu, Andrea Tiara, Firmansyah serta Kiki Susilo.

Erick Thohir menyatakan kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar. "Kita semua ingin dan terus berharap memiliki tim bola basket yang bagus. Hasil awal sudah kita raih dengan menjadi juara SEA Games di Kamboja," ungkapnya, saat melakukan sosialisasi FIBA World Cup 2023 di Bandung, Sabtu (19/8) sore.

Baca Juga: Prediksi Manchester City vs Newcastle United di Premier League: Duel Tim Sultan di Tanah Inggris

Hal ini, serupa seperti saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 atau nanti saat menggelar FIFA World Cup U-17. Sebanyak 32 negara bertanding di FIBA Basketball World Cup yang berlangsung di Indonesia, Jepang, dan Filipina.

Jakarta sebagai tuan rumah akan memanggungkan laga babak penyisihan di dua grup yakni Grup G yang terdiri dari Spanyol, Iran, Pantai Gading, dan Brazil. Sementara Grup H berisikan Kanada, Latvia, Lebanon, dan Prancis.

"Ini bisa menjadi momentum kebangkitan bakset nasional. Pemerintah, lanjut dia, sudah mendukung perkembangan bola basket dengan membangun Indonesia Arena yang belum lama ini diresmikan Presiden Joko Widodo. Sarana olahraga yang mampu menampung 16 ribu penonton itu menjadi arena khusus bola basket pertama di Tanah Air dan yang terbesar," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Janitra Achmad

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini