GORAJUARA - Kurang lebih sudah satu pekan nyaris berlalu sejak gempa di Turki dan Suriah pada Senin, 6 Februari 2023.
Dalam hal ini, sudah ada banyak negara yang mengirim tim untuk memberi bantuan ke Turki dan Suriah.
Dalam hal ini, tercatat ada negara-negara Asia yang mengirimkan timnya seperti Indonesia, Jepang, Thailand Taiwan, India, China, Korea Selatan, Pakistan, Israel dan Lebanon.
Sedangkan negara-negara Eropa yang mengirim tim ke Turki dan Suriah adalah Rusia, Jerman Polandia, Spanyol, Hungaria, Kosovo, Belanda, Yunani, Malta, Serbia dan Romania
Untuk negara yang berada di benua Amerika Utara diwakili oleh tetangga Negeri Paman Sam (Amerika Serikat), yakni Meksiko.
Negara Taiwan juga turut mengirimkan timnya ke Turki. Sebelumnya, Taiwan pernah mendapat bantuan dari Turki ketika negara tersebut mengalami gempa.
Baca Juga: Cantik Bagai Bidadari, Begini Potret Lesti Kejora dan Geng Mamayu saat Sesi Photoshoot
"20 tahun yang lalu, mereka bantu kita. Sekarang kita yang bantu mereka," ujar Presiden Taiwan, Tsai Ing-Wen.
Dari Indonesia, tim yang dikirimkan adalah tim Baznas (Badan Amil Zakat Nasional), di mana tim ini disebut Disaster Response Team Baznas Republik Indonesia untuk Turki dan Suriah.
Dalam tim Baznas yang dikirim ke Turki dan Suriah, terdapat nama-nama seperti dr. Reza Ramdhoni (Kepala Divisi Kesehatan Baznas), Ahmad Fikri (Direktur Pendistribusian Baznas), Budi Margono (Kepala Divisi Promosi Baznas) dan Taufiq Hidayat (Baznas Tanggap Bencana)
Berdasarkan keterangan dari akun Instagram @baznasindonesia pada 10 Februari 2023, pihak Baznas menyalurkan kebutuhan pangan, obat-obatan, selimut dan lain-lain.***