GORAJUARA – Gempa bumi dahsyat terjadi di Turki dan Suriah dengan magnitudo 7,8 pada 6 Februari 2023. Ribuan orang dikabarkan tewas dan puluhan ribu lainnya luka-luka.
Dilansir melalui situs livemint, tercatat sebanyak 15.383 korban jiwa dalam bencana gempa Turki-Suriah hingga Kamis, 9 Februari 2023.
Namun, siapa yang menyangka jika bencana gempa bumi yang terjadi di Turki dan Suriah ini telah diprediksi 3 hari sebelum kejadian oleh Frank Hoogerbeets. Siapakah dia?
Baca Juga: Ana yang Menganggap Saka Sebagai Bos di Jam Kerja Tapi Mantan di Luar Jam Kerja
Seperti dilansir dari situs opoyi, Frank Hoogerbeets merupakan peneliti asal Belanda yang bekerja untuk Solar System Geometry Survey (SSGEOS).
SSGEOS adalah lembaga penelitian yang memantau geometri benda langit dalam kaitannya dengan aktivitas seismik.
Pada 3 Februari 2023, Frank Hoogerbeets mengunggah sebuah cuitan melalui akun Twitternya @hogrbe. Ia memprediksi akan terjadi gempa besar di wilayah Turki hingga Suriah.
Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Terbaru dan Bermanfaat Berjudul: Keistimewaan Ramadhan
“Cepat atau lambat akan ada ~M 7.5 #gempa bumi di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon). #deprem,” cuit @hogrbe dikutip gorajuara.com pada Kamis, 9 Februari 2023.