“Yang kami inginkan adalah tidak ada psikosis, agar orang tidak perlu khawatir tentang kecelakaan di kereta bawah tanah, dan itu bisa saja terprovokasi,” kata presiden Lopez Obrador.
“Jika mereka menyebut itu militerisasi atau apa pun, maka kami akan bertanggung jawab untuk itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Prihatin, Kesal Atas Tertabraknya Seorang Pemuda Karena Alasan Konten di Sosial Media
Kecelakaan terbaru terjadi pada hari Sabtu, ketika dua kereta bawah tanah bertabrakan saat berada di antara stasiun, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya.
Media lokal melaporkan sebelumnya ada masalah sinyal di jalur itu. ***