Kerja TGIPF Tragendi Kanjuruhan Lebih Cepat dari Instruksi Presiden

photo author
Arya Noor Amarsyah, Gora Juara
- Rabu, 12 Oktober 2022 | 19:43 WIB
Kerja TGIPF Tragedi Kanjuruhan Lebih Cepat dari Instruksi Presiden (Gorajuara/dok: Pixabay/Fajrul_Falah)
Kerja TGIPF Tragedi Kanjuruhan Lebih Cepat dari Instruksi Presiden (Gorajuara/dok: Pixabay/Fajrul_Falah)

GORAJUARA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan telah usai lakukan pada sejumlah pihak.

Pihak yang diperiksa adalah PSSU, PT LIB dan juga panitia pelaksana (panpel) pertandingan 1 Oktober 2022.

Hal itu disampaikan Ketua TGIPF, Mahfud MD bahwa timnya telah usai melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Shin Tae Yong Mundur Jadi Pelatih Timnas Kalau ketua PSSI Mundur ? Begini Isi dari Statement Shin Tae Yong

Hasil laporan, hasil investigasi akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Jum'at pekan ini.

"Mulai hari Rabu, Tim akan melakukan analisis, sekaligus menyusun kesimpulan dan rekomendasi."

"Dengan harapan, saya bisa serahkan kepada bapak presiden pada hari Jum'at.pekan ini," ujar Mahfud MD, pada Rabu 12 Oktober 2022.

Baca Juga: Detik-Detik Rizky Billar Lempar Bola Biliar ke Lesti Kejora Diduga Lagi Hamil, Untungnya Kepeleset

Investigasi TGIPF telah menyelesaikan tugssnya lebih cepat dari instruksi yang disampaikan Presiden Jokowi. Sebelumnya Presiden Jokowi meminta TGIPF agar dapat selesaikan dari kurang dari sebulan.

"Dulu kami minta waktu sebulan, namun Presiden meminta 2 minggu. Insya Allah kami lebih cepat lagi, 10 hari saja. Hari Jumat pekan ini sudah bisa diserahkan," ujar Mahfud MD

Mahfud MD menegaskan bahwa pihaknya akan berkordinasi dengan FIFA terkait aturan pelaksanaan pertandingan sepak bola.

Sementara FIFA akan mengutus timnya ke Indonesia untuk membahas hal itu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ahmad Fauzi Jaelani

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini