GORAJUARA - Baru-baru ini terungkap alasan di balik klub milik Atta Halilintar, AHHA PS Pati yang babak belur di Liga 2 musim lalu.
Diketahui, AHHA PS Pati di musim lalu sempat digadang-gadang menjadi salah satu tim Liga 2 yang bakal promosi ke Liga 1.
Adanya nama Atta Halilintar dan Putra Siregar yang menjadi pemilik saham terbesar di klub tersebut, membuat banyak pihak meyakini bahwa AHHA PS Pati bisa berbicara lebih di Liga 2 musim lalu.
Baca Juga: Hunter x Hunter: 10 Anggota Aktif Genei Ryodan, Dua diantaranya adalah Saudara Kandung Killua!
Ditambah bergabungnya nama-nama besar seperti Reky Rahayu, Nurhidayat, Ichsan Kurniawan, Sutan Zico, hingga Zulham Zamrun, membuat orang-orang berpikiran bahwa klub itu bisa tembus ke Liga 1.
Namun pada kenyataannya, AHHA PS Pati tak mampu memberikan penampilan yang maksimal dan bahkan hampir terdegradasi ke Liga 3.
Usut punya usut, babak belurnya AHHA PS Pati di Liga 2 musim lalu ternyata disebabkan adanya intervensi dari pemilik klub.
Baca Juga: Pentingnya Pemangkasan Cabang Tanaman Kopi untuk Pertumbuhan yang Baik
Hal itu diungkap oleh mantan manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi atau yang akrab disapa Kang Jalu.
Dalam sebuah podcast di channel Republik Bobotoh TV, pada awalnya Kang Jalu bercerita mengenai alasan ia yang memilih mundur dari klub AHHA PS Pati.
"Di pertandingan kedua, saya bicara singkatnya saja, ada intervensi dari owner," ungkapnya, dikutip GORAJUARA, Minggu 6 November 2022.
Ia mengatakan bahwa saat itu, pelatih AHHA PS Pati kebertan lantaran sudah menjalankan program latihan, namun ketika pertandingan, pemain yang turun malah ditunjuk oleh owner klub.
"Awalnya memang ke strategi pemain, jadi pelatih keberatan, latihan udah sebegitu bagus, tapi saat bertanding pemainnya ditunjuk," terangnya.