GORAJUARA - Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025 oleh Pansus 15 DPRD bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja pembangunan dan penggunaan anggaran selama satu tahun terakhir
Rapat kerja Pansus 15 dengan agenda ekspose awal LKPJ Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025 dipimpin Wakil Ketua Pansus 15, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., dan dihadiri anggota Pansus 15 secara langsung melalui zoom meeting. Dari jajaran Pemkot Bandung tampak hadir Sekretaris Daerah Kota Bandung, H. Iskandar Zulkarnain, S.T.,M.M., dan jajarannya.
“Ketua Pansus 15 yang tidak bisa hadir secara langsung karena sedang ada giat yang tidak bisa ditinggalkan. Namun demikian tetap mengikuti melalui zoom. Selain itu Pansus 15 diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah harus menyelesaikan pembahasan LKPJ ini dalam tempo 30 hari ,” ujar Heri saat membuka rapat kerja ekspose LKPJ.
Baca Juga: Pemkot Bandung Berkomitmen Berikan Layanan Kesehatan Prima bagi Masyarakat
Lebih jauh Heri menyebutkan, pembahasan di rapat kerja perdana Pansus 15 masih bersifat umum. “Karena masih merupakan ekspose awal jadi ya masih bersifat umum,” jelas Heri.
Namun Heri menyebutkan bahwa pembahasan LKPJ bukan sekadar kegiatan administratif semata. “Ini adalah bentuk pengawasan penggunaan anggaran, capaian-capaian dan kesesuain program. Untuk itu, kami akan melakukan pendalaman terhadap OPD terkait,” ujar Heri.
Menanggapi hal itu, Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyebutkan, pihaknya akan sangat terbuka terhadap rekomendasi yang akan diberikan oleh Pansus LKPJ. “Kami siap untuk memberikan keterangan dengan lengkap dan sangat terbuka,” ujarnya.
Baca Juga: Perangi Pengangguran, Padat Karya Bandung Sasar Ribuan Warga Rentan
Pada rapat kerja perdana ekspose LKPJ Wali Kota Bandung TA 2025, Pemkot Bandung melalui Asisten Daerah 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandung Kota Bandung Asep C Cahyadi memaparkan secara singkat capaian-capaian yang telah diraih Pemerintah Kota Bandung selama tahun pertama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Anggota Pansus 15 memberikan tanggapan terhadap apa yang disampaikan Pemkot Bandung. Tanggapan pertama disampaikan anggota Pansus 15 Susanto Triyogo Adiputro. “Pembahasan LKPJ ini merupakan momentum untuk melihat arah Pembangunan Kota Bandung yang sudah dilaksanakan,” ujarnya.
Susanto menyampaikan lima poin terkait hal-hal yang harus mendapatkan perhatian Pemkot Bandung mulai dari persoalan budgeting, persoalan belanja operasional dan belanja modal hingga persoalan kurang ngototnya Pemkot Bandung dalam melobi pusat untuk terkait urusan Proyek Strategis Nasional.
Baca Juga: Indonesia Membutuhkan Generasi Kritis... Mampu Bernarasi di Publik Untuk Kepentingan Bangsa...
Anggota Pansus 15 lainnya, Eko Kurnianto mengomentari soal angka-angka yang disampaikan dalam pemaparan Asda 1. “Tadi kita diperlihatkan angka indeks ini meningkat, indeks itu bagus.
"Kita jangan terbuai dengan angka-angka yang bagus namun kalau dilihat di lapangan bisa berbeda. Untuk itu untuk pembahasan ke depannya perlu menghadirkan sumber yang memberikan angka indeks tersebut misalnya BPS, Kami ingin tahu data mentahnya seperti apa dan bagaimana proses pengolahan datanya hingga lahir angka-angka indeks tersebut,”jelasnya.