Sempat Disorot Presiden Jokowi, Prabowo Subianto Ikut Komentari Anggaran Stunting yang Kurang Efektif: Rp8 Miliar Dipakai Perjalanan Dinas

photo author
- Rabu, 31 Januari 2024 | 20:51 WIB
Prabowo Subianto hadir di acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 (Foto: Gorajuara/ dok: Tim Komunikasi TKN)
Prabowo Subianto hadir di acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 (Foto: Gorajuara/ dok: Tim Komunikasi TKN)

GORAJUARA - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto turut menyoroti anggaran stunting di Indonesia yang dinilai kurang efisien digunakan.

Sebelum Prabowo Subianto, hal ini sebelumnya pernah dikeluhkan oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo).

"Bahkan sudah berkali-kali Pak Jokowi menemukan kasus yang paling besar," ujar Prabowo di acara 'Trimegah Political and Economic Outlook 2024', Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Baca Juga: Prabowo Subianto Soroti Anggaran Stunting yang Kurang Efisien, Kembali Singgung Soal Program Makan Siang Gratis

"Kasus anggaran stunting beliau periksa satu-satu di daerah, anggaran stunting biayanya kalau nggak salah Rp10 miliar," kata Prabowo.

Kemudian Prabowo mengungkapkan bahwa dari total Rp10 miliar untuk anggaran stunting, sebagian besar justru digunakan untuk hal lain.

"Rp8 miliar dipakai perjalanan dinas, rapat kerja, simposium.

"Hanya Rp2 miliar dipakai untuk beli susu dan telor untuk anak-anak," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Subianto Makan Malam Bersama 600 Pendeta, Dinobatkan Sebagai Keluarga Besar PGPI Lewat Pin Ini

Oleh karena itu, Prabowo kemudian mendorong lebih gencarnya program makan siang dan susu gratis yang dicanangkan olehnya untuk pencegahan stunting.

Prabowo mengatakan bahwa program makan siang dan susu gratis sudah dilaksanakan di kurang lebih 76 negara di dunia.

"India sudah melaksanakan kalau nggak salah lima tahun lebih. Kamboja dan Malaysia, mereka berani melaksanakan.

"Menurut saya, ini jawaban untuk stunting, terhadap investment for growth (investasi  untuk pertumbuhan)," jelas dia.

Baca Juga: Dibantu Prabowo Subianto dan Mentan, Petani dan Peternak di Sumedang Bersyukur dan Beri Pujian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muhammad Fariz Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini