GORAJUARA – Pada proses evakuasi korban erupsi Gunung Marapi beberapa hari lalu, tim SAR menemukan 5 jenazah yang saling bertumpuk.
Diduga kelima korban Gunung Marapi tersebut berusaha saling melindungi dengan cara berpelukan.
Kelima jasad yang bertumpuk ini terlihat jelas dalam sebuah video singkat yang diunggah akun Facebook Edi Tumbijo.
Dilakukan saat proses evakuasi korban Gunung Marapi beberapa waktu lalu, tak lama setelah Gunung Marapi erupsi.
Beragam komentar pun muncul mengenai video tersebut.
Selain mengucapkan duka mendalam, tak sedikit juga yang mengatakan bahwa kelima korban tersebut merupakan bukti nyata dari adanya ungkapan “sahabat til Jannah”.
Baca Juga: NGERI! Ini Cerita Tomi Saat Gendong Mayat Gadis Korban Erupsi Marapi, Sempat Merasa Kesal
Hal ini dikarenakan, adanya temuan kelima jasad korban Gunung Marapi yang bertumpuk tersebut menunjukkan bahwa sebelum mereka tewas terkena erupsi Gunung Marapi, kelimanya sempat berpelukan.
Bisa jadi, kelimanya berusaha saling melindungi dengan cara berpelukan.
Namun ada juga yang menyebutkan, bahwa keempat korban yang merupakan pendaki laki-laki mencoba melindungi pendaki perempuan, dengan cara berpelukan.
Baca Juga: PARAH! Tentara Israel Meledek Korban Erupsi Gunung Marapi, Auto Dirujak Netizen Indonesia
Terbukti, dalam tumpukan jasad korban Gunung Marapi tersebut, 1 jasad perempuan tepat berada di tengah.
Dugaan sementara menunjukkan bahwa keempat sahabat laki-laki tersebut saling berpelukan secara melingkar, untuk melindungi pendaki perempuan yang berada di dalam lingkaran.
Penemuan mengenai kelima jasad korban Gunung Marapi yang terdiri dari 4 orang laki-laki dan 1 orang perempuan ini dibenarkan oleh Kombes Lisda Cancerdi, seperti yang dikutip Gorajuara.