Dikabarkan bahwa sosok mayat yang digendong Tomi itu bernama Adinda Liarni, gadis yang tinggal di Jambi.
Dalam hal ini, pihak komunitas Pecinta Alam yang menaungi Liarni juga sudah mengkonfirmasi bahwa mayat yang digendong Tomi itu adalah Liarni.
Di sisi lain, Tomi juga menceritakan temannya memanggil dirinya dari bawah tanjakan karena menemukan sesosok mayat tanpa kepala.
Mereka mulai kebingungan karena mereka tak membawa kantong jenazah, namun Tomi tetap turun sambil membawa mayat Liarni.
Setelah hampir sampai di pertengahan turunan Marapi, Tomi baru bertemu dengan tim SAR gabungan yang akan mendaki ke puncak Marapi.
Tomi mengaku ada rasa kekesalan kepada tim SAR gabungan karena datang lebih terlambat daripada ia dan teman-temannya.
Tomi yang sudah merasa tidak kuat lagi untuk menggendong mayat Liarni sampai ke bawah, langsung memasukkan ke dalam kantong jenazah tim SAR gabungan.
Selanjutnya mayat Liarni langsung digotong ke bawah untuk melalui proses identifikasi.
Kemudian mayat Liarni langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Hingga kini, aksi Tomi karena berupaya menolong para korban terutama pada jasad yang digendong, dianggap warganet sebagai aksi heroik.***